Bersaing Ketat, Pak Boniran Unggul di Pilkades Tegalsari

Tegalsari, NUOB- Perhelatan Akbar Pemilihan Kepala Desa Serentak di Banyuwangi telah digelar, salah satunya di Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari Banyuwangi, Rabu (08/11). Pemilihan Kepala Desa Tegalsari tahun ini cukup menarik melihat ketatnya perolehan suara masing-masing kandidat.

Abdul Salam kandidat calon nomor urut 1 memperoleh dukungan berjumlah 1.888 suara, Lukman Hakim mendapatkan perolehan suara dengan jumlah total 1.627, sedangkan Boniran kandidat nomor urut 3 mampu memperoleh dukungan tertinggi dengan total 2. 116 suara, sementara itu Prayudi kandidat nomor 4 menempati urutan terakhir dengan 1585 suara.

Senyum Bahagia: Pak Bon, saat menerima ucapan selamat dari para pendukungnya.

Dalam Pilkades tahun ini, hampir seluruh pasangan rata-rata mampu unggul di 3-4 TPS basisnya pendukungnya, bahkan Salam unggul di 5 TPS, namun margin dari beberapa calon sangat ketat. Sedangkan Pak Boniran  yang bersal dari dusun Mojosari unggul telak di TPS 1, 2 dan 3 dengan margin yang cukup jauh dari lawan-lawanya, diatmbah dengan satu kemenangan di TPS 8 dusun Krasak. Sementara itu di TPS lain kendati tidak menang, Pak Boniran masih memiliki suara bahkan di  TPS 4, 5 dan 7 yang merupakan basis lawan, mampu memperoleh angka diatas 100.

Bastomi ketua tim pemenangan kandidat nomor urut 3 pak Boniran tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya, pasca rakapitulasi selsai spontan keluar pekik sholawat dari mulutnya, yang kemudian disusul oleh para pendukungnya.

Saat ditemui NU Online Banyuwangi Bas menyampaikan, bahwa ini merupakan kemenangan warga tegalsari. Berkat kerja keras tim dan doá dari masyarakat tegalsari akhirnya pak Boniran bisa terpilih. Bastomi juga menegaskan, bahwa dalam pesta Demokrasi kali ini ia dan timnya bermain fair dan tidak menggunakan money politic.

“Saya kira ini merupakan pengalaman berharga bagi masyarakat Tegalsari dan masyarakat Banyuwangi secara umum. Ternyata untuk bisa menang, tidak perlu dilakukan money politic. Kuncinya adalah bagaimana komitmen, visi-misi serta yang terpenting adalah rekam jejak dari calon,” ungkap Bastomi.

Sementara itu di kediamannya, Pak Boniran bersama keluarga melakukan sujud syukur pasca mendengar berita kemenangn dari saksi yang mengikuti rekapitulasi. Tak lama kemudian berdatangan para pendukung, tokoh masyarakat dan simpatisandatang untuk mengucapkan selamat.

“Pasca rekapitulasi tidak ada lagi, kandidat nomor 1,2,3 atau 4, ini semua merupakan kemenangan dari warga Tegalsari. Mari kita bergandengan, berjalan bersama untuk membangun Tegalsari yang lebih baik,” ujar Pak Bon kepada NU Online Banyuwangi.

Ucapan selamat juga datang dari KH. Masykur Ali ketua Tanfidziah PCNU Banyuwangi. Melalui telpon Abah Maskur mengucapakan selamat dan mendoákan agar Pak Bon menjadi pemimpin representasi NU yang amanah dan merangkul semua. Sampai saat ini Pak Boniran juga merupakan ketua ranting NU Tegalsari 2 dan pengurus MWC NU Tegalsari. (noe)

 

Check Also

Ini Sebab Orang Tua Ahli Ibadah Masuk Neraka

Lombok Tengah, NUOB- Adalah sebuah kewajiban bagi muslim laki-laki dan perempuan untuk senantiasa menuntut ilmu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *