Pnganugrahan siswa-siswi terbaik di sela kegiatan LDKS MTs Al-Huda Bangorejo.

LDKS: MTs Al-Huda, Bangorejo Bekali Siswanya dengan Skill Organisasi

Bangorejo, NUOB- Pelajar merupakan bagian dari pemuda penerus cita-cita bangsa, oleh karena itu sekolah sebagai lembaga formal harus memberikan pendidikan terbaik dalam rangka menyiapkan mereka menuju masa depan yang gemilang sehingga mampu menjadi tonggak kemajuan bangsa.

Oleh karena itu sekolah dituntut untuk tidak hanya memberikan pendidikan akademik namun juga memenuhinya dengan pendidikan non akademik. Hal inilah yang dilakukan oleh MTs Al-Huda Bangorejo, melalui Pimpinan Komisariat PK IPNU-IPPNU, MTs Al-Huda mengadakan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) mencetak kader muda berkarakter Ahlussunah Waljamaah An-Nahdliyah, Sabtu (18/17).

Bertempat di balai desa Barurejo Kecamatan Siliragung, kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus IPNU-IPPNU Komisariat MTs Al-Huda dan beberarapa perwakilan siswa tiap kelas.

Yasin Waka Kesiswaan MTs Al-Huda menyampaikan bahwa, LDKS  merupakan sebuah bentuk kegiatan yang bertolak ukur kepada peningkatan sumber daya peserta untuk mendalami dan memahami tentang konsep-konsep atau dasar-dasar sebuah organisasi di sekolah, seperti Manajemen Kepemimpinan, Manajemen Organisasi, Manajemen Organisasi, Pola Kepemimpinan Islam serta Karakter berorganisasi.

”Sekolah tidak hanya memeberikan pendidikan akademik. Melaui ini kita berusaha untuk menyiapkan bekal mereka kelak, agar mampu mengelola organisasi, skill kepemimpinan, serta pendidikan karakter,” ungkap Yasin.

Senada dengan Yasin, Munir Ketua Panitia LDKS perdana menyampaikan, bahwa ini merupakan upaya untuk mematangkan skill organisasi bagi siswa, peserta akan dinerikan bekal dan cara untuk mengelola oraganisasi.

Meski jadwal kegiatan padat, hampir seluruh peserta mampu mengikuti materi demi materi dengan penuh semangat. Hal ini kemudian medapatkan respon positif dari tuan rumah, Baidowi, S.H.I Kepala desa Barurejo  menuturkan ada kebanggaan tersendiri ketika melihat generasi muda dengan penuh semangat untuk mengembangkan diri.

”Kalian tidak salah mengikuti organisasi ini, saya bisa sekarang karena pernah menjadi Ketua IPNU Siliragung, dengan kesibukan saya juga menjadi Sekretaris NU ranting Barurejo, insyaallah kegiatan pelatihan ini sanggat bermanfaat dimasa yang akan datang,” ujar Baidowi

 

Dalam pertemuan ini Susanto Kepala Sekolah MTs Al-Huda yang juga sebagai pemateri menjelaskan menegnai konsep kepemimpinan.   Setidaknya Ada 4 poin kepemimpinan, yaitu : Think Differen ( Berpikir berbeda ). Dalam hal ini Pemimpin harus mempunyai pemikiran yang menyeluruh dan bisa menyelesaikan masalah. Kedua Attitude that make him/her differen ( Sikap yang berbeda ). Sikapnya mampu merubah lingkungan, bukan lingkungan yang mempengaruhi dia. Ke tiga, Care ( Peduli ) Peduli sama semua orang termasuk pada dirinya sendiri. Terakhir Initiate ( inisiatif ) Banyak inisiatif dan banyak akalnya demi orang bayak.

Ditemui pasca menyampaikan materi, Susanto menyampaikan, bahwa ini merupakan bagian dari agenda sekolah untuk memberikan pemebekalan skill oraganisasi kepada siswa-siswinya. Menurutnya, untuk mencapai kesuksesan tidak cukup jika hanya mengandalkan ilmu akademik saja.  Susanto juga menambahkan setiap orang dilahirkan sebagai pemimpin, oleh karena itu dia harus menyiapkan dan bertanggungjawab atas kepemimpinanya.

“Setiap orang punya jiwa kepemimpinan, meskipun dia bukan pemimpin, tiap-tiap kamu adalah pemimpin dan setiap kamu akan dimintai pertanggungjawabannya,” ungkapnya. (Yasin/noe)

 

Comments

comments

Check Also

Sambut Maulid, PAC Ansor Bangorejo Gelar Event Bangorejo Bersholawat

Banyuwangi, NUOB- Dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad S.A.W serta memperkuat tali silaturrahmi, Pimpinan Anak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *