Lailatul Ijtima’ PCNU Banyuwangi Malam Ini, Dilaksanakan di Tiga Tempat

Banyuwangi, NUOB- Lailatul Ijtima’ PCNU Banyuwangi dalam rangka penguatan organisasi dan pencegahan terorisme malam ini, dilaksanakan di tiga tempat. Tiga tenpat tersebut diantaranya, MWC Gambiran, MWC Tegalsari dan MWC Siliragung.

Di MWC Gambiran dinarasumberi oleh KH. Abdul Kholik Syafaát serta H. Khozin Haris, MWC NU Tegalsari di isi oleh KH. Yusuf Nuris dan Drs. H. Mastur serta KH Abdilah Asád dan Drs. Guntur, M.Pd di MWC NU Siliragung.

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan mandatori PCNU Banyuwangi yang dilaksanakan oleh masing-masing MWC se-Kabupaten Banyuwangi dengan tujuan untuk memperkuat internal organisasi agar mampu menjalankan fungsi organisasi dengan baik serta penanaman ideologi aswaja kepada seluruh pengurus hingga tingkat bawah untuk mencegah faham-faham radikal.

Acara yang dilaksanakan di MWC Tegalsari di ikuti oleh 312 peserta, meski suasan sedang hujan warga Nahdliyin Tegalsari tetap hadir memenuhi halaman masjid untuk menyimak setia materi yang disampaikan. Pada materi pertama H. Suhardi dari Polsek Tegalsari banyak menjelsakan tentang pola-pola dan cara yang dilakukan oleh teroris untuk merekrut anggota. Berdasarkan penelitian dilapaangan, yang menjadi sasaran mereka adalah kaum muda bisanya yang baru masuk kuliah,

”Sebenarnya yang menjadi sasaran mereka untuk dijadikan “pengantin” adalah mereka yang masih muda. Karena anak muda emosinya belum stabil, akhirnya celah ini yang dimanfaatkan oleh mereka dengan dicekoki pemahman-pemehaman radikal” ungkap Suhardi, Sabtu (25/11).

Kapolsek juga mencontohkan, serangan-serangan yang dilakukan oleh sekelompok orang kepada Polisi yang sedang bertugas juga banyak dilakukan oleh anak-anak muda. Olehkarena itu Suhardi berpesan kepada para orang tua untuk memberikan pemahaman yang baik kepada anak-anaknya dan terus mengontrol perkembangan mereka terutama yang anaknya kuliah di luar kota.

Selanjutnya, pada materi organisasi H. Mastur Wakil Ketua PCNU Banyuwangi menyampaikan tentang NU sebagai organisasi. H. Mastur menjelaskan secara rinci mengenai latarbelakang berdirinya NU mulai dari dibentuknya komite Hijaz hingga kelahirannya.

H. Mastur menceritakan bahwa ide mendirikan NU muncul setelah terbentuknya komite Hijaz, sebuah wadah yang dibentuk oleh ulama Indonesia untuk melakukan diplomasi kepada raja Arab untuk menjamin kebebasan umat islam madzhab untuk melaksanakan Ibadah Haji di Makkah. Sepulang dari misi itu kemudian organisasi tersebut dipertahankan hingga akhirnya muncul nama Nahdlatul Ulama.

”Berdirinya NU sebagai sebuah organisasi merupakan sebuah proses panjang, hal itu tidak kemudian terbentuk begitu saja namun melaui istokhoroh dari kalangan Kiai Besar sehingga tidak heran apabila NU sampai hari ini menjadi organisasi yang tetap eksis bahkan semkain besar,” ujar H. Mastur

Sementara itu dalam materi Aswaja Gus Yus secara ditail menjelaskan firkoh-firkoh yang terjadi pasca rosululloh wafat. Dalam penjelasanya Gus Yus menyampaikan hadits nabi bahwa islam akan terpecah menjadi 73  golongan, semua akan masuk neraka kecuali satu yakni dia yang konsisten menjalankan sunnahku dan para sahabat. Dari penjelasan tersebut Gus Yus mengatakan tidak perlu khawatir, dalam hadits lain juga disampaikan bahwa ketika terdapat perbedaan ikutilah ulama mayoritas.

”Ketika ada perbedaan ikutilah ulama mayoritas, kebetulan sebagian besar ulama di dunia yang mengarang kitab didominasi oleh ulama Sunni, oleh karena itu sampean semua jangan ragu di NU, karena hingga hari ini NU dan Ahlussunnah Waljamaáh merupakan golongan mayoritas,”.

Selanjutnya dilangsungkan sesi tanya jawab, sebagian hadirin cukup antusias menyakan segala masalah, mulai dari masalah mikro di kalangan masyarakat bawah hingga permsalahan-permasalahan makro dalam lingkup Nasional. (noe)

Comments

comments

Check Also

CBP-KPP IPNU-IPPNU Banyuwangi, Bantu Korban Banjir di Pesanggaran

Banyuwangi, NUOB- Hujan dengan intensitas sangat lebat yang mengguyur Kecamatan Pesanggaran kamis (11/01) kemarin telah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *