Dua Pekan Jelang Konfercab, Sejumlah Kandidat Ketua PCNU Bermunculan

Banyuwangi, NUOB – Sejumlah kandidat calon Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi mulai bermunculan menjalang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) NU Kabupaten Banyuwangi. Dipastikan permusyaratan tertinggi di organisasi berkumpulnya para kiai tersebut akan diselenggarakan di Pondok Pesantren Ibnu Sina, Jalen, Desa Setail, Genteng (21-22/4).

Seperti konferensi sebelumnya, mendekati pelaksanaan muncul beberapa tokoh yang menyatakan siap maju. Beberapa nama kandidat ketua tanfidziyah yang sudah menjadi perbincangan nahdliyin diantaranya, KH. Ahmad Munib Syafa’at (Gus Munib), KH. Ali Makki Zaini (Gus Makki), Guntur Al-Badri, H. Ahmad Mushollin, hingga KH. Abdillah As’ad (Gus As’ad). Terakhir, nama KH. Sholehuddin (Gus Sholeh) menantu Kyai Abbas, Tugung juga muncul meramaikan bursa pencalonan Ketua Tanfidziyah.

Melihat profil dan rekam jejak di antara kandidat yang muncul, dirasa semuanya layak menjadi nahkoda baru PCNU Banyuwangi. Gus Munib selain Ketua PC RMI NU Banyuwangi juga sebagai salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung. Beliau juga dikenal sebagai Rektor Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) dan anggota DPRD Banyuwangi.

Sementara itu, Gus Makki adalah Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Hidayah, Parijatah. Saat ini Gus Makki selain menjadi Rois Syuriah MWC NU Srono, Beliau juga adalah Pengurus Pusat Lembaga Bahtsul Masail PBNU. Ditengah kesibukannya, Gus Makki juga aktif mengisi pengajian-pengajian Nahdliyah dan menjadi narasumber dalam kegiatan-kegiatan Badan Otonom NU maupun Lembaga.

Lain lagi dengan Guntur Al-Badri, Sekretaris PCNU Banyuwangi ini mulai berkiprah di NU dan mendapatkan Pengalaman organisasi sejak dari IPNU, Ansor hingga menjadi Pengurus NU di tingkat ranting hingga Cabang. Beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Cabang IPNU Banyuwangi dan kini menjadi Pembina sekaligus Majelis Alumni. Guntur menimba ilmu agama dengan nyantri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo asuhan Alm. KHR. As’ad Syamsul Arifin.

Kandidat lainnya yang tak kalah hebatnya dengan calon lain adalah H. Imam Mushollin. Beliau selain menjadi Ketua Tanfidziyah MWC NU Banyuwangi Kota, juga Kepala Sekolah MAN Banyuwangi. H. Mushollin juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Masjid Baitur Rohman Banyuwangi. Gus Mus, begitu kadang dipanggil, juga satu-satunya Calon yang secara meyakinkan berani mendeklarasikan diri sebagai Calon Ketua PCNU Banyuwangi.

Selain keempat tokoh diatas, ada dua nama lain yang juga sering dibicarakan warga Nahdliyin akan maju sebagai Calon Ketua PCNU Banyuwangi, KH. Abdillah As’ad dan KH. Sholehuddin. Gus As’ad dan Gus Sholeh digadang-gadang menjadi calon alternatif yang bisa mengimbangi keempat calon mainstream diatas.

Gus As’ad saat ini menjadi Pengasuh Pondok Pesantren Modern Tahfidz Al-Azhar Muncar. Beliau juga Ketua Tim Aswaja NU Center yang juga mengurusi Pendidikan Kader Penggerak (PKP) NU. Sedangkan Gus Sholeh adalah nama terakhir yang diperbincangkan akan maju jadi Calon Ketua PCNU. Gus Sholeh juga bukan orang sembarangan, beliau adalah Menantu dari Kyai Besar salah satu Muharrik NU Banyuwangi, KH. Abbas, Tugung. Saat ini belia mengasuh di Pondok Pesantren Al-Qibtiyah, Sempu dan juga salah satu Murobbi Majelis Dzikrul Khofiy Sirrul Asror Nuswantoro.

Diharapkan, dengan banyaknya Calon yang muncul, terlebih didominasi oleh Tokoh dan Kyai Muda akan menambah semarak Konfercab dan menjadi alternatif bagi Peserta Konferensi untuk memilih calon yang sesuai dengan Visi-misi dan garis perjuangan.

Semoga, dengan perhelatan Konferensi ini, terpilih pemimpin NU yang betul-betul bisa mengurusi NU bukan diurusi NU, pemimpin muda dan Visioner, menjadi masinis yang bisa memastikan NU tetap di jalurnya, dan atau pemimpin yang tidak melakukan Riswah (suap) hanya demi kepentingan pribadi, karena yang menyuap dan disuap, kedua-duanya akan dimasukkan ke dalam neraka. Wallahu A’lam bis-Showab. (nuob)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *