Ekonomi Keumatan dan Pendidikan, Menjadi Rekomendasi Utama

Banyuwangi, NUOB- Pemberdayaan Ekonomi Keumatan menjadi isu utama yang dibahas dalam komisi program pada Konfercab PCNU Tahun 2018. Hal ini merupakan salah satu agenda yang sering dibahas dalam setiap Konfercab. Akan tetapi hal tersebut tidak pernah digarap secara serius oleh kepengurusan, sehingga capaian PCNU khususnya di bidang ekonomi tidak maksimal.

Dalam pembahasan tersebut, peserta menyarankan agar PCNU Banyuwangi melalui Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama betul-betul menggarap program tersebut secara serius dan profesional.

“Amnu sebagai salah satu produk yang telah diluncurkan oleh PCNU yang telah berjalan dirasa masih belum maksimal. Hal ini bisa diatasi ketika ada kerjasama secara profesional yang dilakukan oleh cabang dengan MWC dan ranting. MWC dan ranting bisa menjadi agen marketing sementara warga NU bisa menjadi konsumen tetapnya,” ujar salah satu peserta, Minggu, (22/04).

Sementara itu rekomendasi juga disampaikan oleh Taufik Ismail dari MWC NU Blimbingsari. Dalam kesempatan itu Taufik menyampaikan, dengan kemajuan yang telah dicapai oleh Banyuwangi seharusnya NU mampu membaca peluang tersebut.  Menurutnya pengembangan ekonomi kreatif bisa dilakukan oleh MWC dengan mengembangkkan potensi ekonomi yang ada di daerahnya.

Selanjutnya, di bidang pendidikan pembahasan mengarah pada peran LP Ma’arif dalam upaya pengembangan pendidikan di Banyuwangi. Menurut perewakilan MWC NU Tegaldlimo seharusnya LP. Ma’arif benar-benar melakukan pembinaan kepada lemabag-lembaga di bawah naunganya. Lebih lanjut ia menycontohkan, selama ini hubungan antara sekolah dengan LP. Ma’arif hanya sebatas hubungan formal saja ketika hendak melaksanakan ujian Ma’arif saja, selain itu tidak ada.

Perwakilan MWC NU Tegaldimo tersebut juga merekomendasikan agar LP. Ma’arif melakukan pembenahan oragnisasi secara menyeluruh serta mempertegas dan memperjelas hubungan antara LP. Ma’ari dengan sekolah-sekolah dibawah naunganya.

“Jika hubungan LP. Ma’arif dengan sekolah diperjalas, maka LP` Ma’arif bisa memiliki kekuatan untuk melakukan intervensi kepada lembag dibawahnya. Tentu hal tersebut harus di imbangi dengan pelayanan dan pembinaan yang dilakukan secara continue”, ungkapnya. (Noe)

 

Comments

comments

Check Also

Pintu Masuk Menuju Lokasi Pemlihan Ketua, Dijaga Ketat

Genteng, NUOB- Menjelang sidang pemilihan Ketua Tanfizdiziah, Pintu Masuk meuju lokasi sidang dijaga ketat. Puluhan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *