Gus Makki memberikan sambutan penyambutan Kirab Koin NU

Kirab Koin NU Raksasa Tiba di Banyuwangi

Banyuwangi, NUOB – Pekan terakhir Ramadan 1439 H ini, Banyuwangi bakal dimeriahkan oleh Kirab Kotak Infaq (Koin) Nahdlatul Ulama berukuran raksasa yang bakal di arak keliling di seantero Banyuwangi. Program dari Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) itu telah tiba Banyuwangi pada Ahad dini hari (10/8).
“Koin NU Raksasa ini sebenarnya di arak keliling Pulau Jawa. Di mulai dari ujung Barat di Kabupaten Serang, Banten pada 14 Maret dan sesuai jadwal akan finish di Banyuwangi, ujung Timur Jawa,” ungkap Ketua PCNU Banyuwangi  Muhammad Ali Makki saat menyambut kedatangan kirab tersebut di Kalibaru.
Pelajar IPPNU Banyuwangi sedang memasukkan infaq dalam Kotak Infaq NU Raksasa

 

Program tersebut, lanjut Gus Makki – sapaan karib Ketua PCNU Banyuwangi – merupakan program nasional untuk menggalakkan kemandirian umat. Selama ini, masyarakat banyak dininabobokan dengan berbagai bantuan sehingga melupakan kekuatan utamanya yang berupa iuran.
“Dengan iuran ini, kita bisa mandiri. Kita tidak bergantung kepada siapa-siapa. Tapi, mengandalkan pada kemampuan diri sendiri untuk membantu kita semua,” tegasnya.
Kirab Koin NU Raksasa sendiri dijadwalkan selama empat hari di Banyuwangi. Terhitung sejak 10 Juni hingga 13 Juni 2018. Hampir semua kecamatan akan disinggahi kirab tersebut. Mulai dari Kalibaru hingga Wongsorejo.
“Kirab nantinya akan kita bagi dua rombongan. Masing-masing rombongan akan mendatangi titik-titik yang telah ditentukan di setiap kecamatan. Terutama di tempat-tempat yang menjadi titik kumpul masyarakat. Waktunya juga telah kita tentukan dan kita sosialisasikan sejak beberapa hari ke belakang. Sehingga akan lebih memaksimalkan acara,” tutur koordinator kirab di Banyuwangi Anang Lukman Afandi.
Dalam rangkaiannya, kirab tersebut bertujuan untuk menggalang donasi dari masyarakat. Hasil donasi tersebut, nantinya akan dikelola oleh LAZISNU dalam berbagai programnya. Berdasarkan rilis resmi dari LAZISNU, hasil donasi kirab tersebut 50 persen dialokasikan untuk pemberdayaan ekonomi ummat, 30 persen untuk program charity, dan 20 persen untuk pengelolaan.
Suasana penyambutan kirab di Sempu

 

Hasil Kirab Koin NU raksasa tersebut, terang Anang, tidak semuanya dikelola oleh LAZISNU Pusat. Namun, sebagian juga bakal dikelola oleh LAZISNU di tingkat kabupaten. “Untuk penggalangan di Banyuwangi, sebagian besar akan ditasarufkan (disalurkan) di Banyuwangi juga. Jadi, ini dari masyarakat Banyuwangi dan untuk masyarakat Banyuwangi sendiri,” tegasnya.
LAZISNU Banyuwangi sendiri, imbuh Anang, selama ini telah banyak melakukan berbagai program pemberdayaan maupun santunan. Mulai dari bantuan kepada UMKM hingga pemberian sembako kepada fakir miskin. Seiring dengan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat, infaq dan shodaqahnya melalui LAZISNU, maka tingkat kemanfaatannya pun akan semakin tinggi.
Adapun jadwal Kirab Koin NU Raksasa tersebut, pada hari pertama akan singgah di Kalibaru, Glenmore, Genteng, Cluring, Tegalsari, Sempu dan Singojuruh. Hari kedua akan tiba di Purwoharjo, Siliragung, Bangorejo dan Gambiran. Sedangkan pada hari ketiga akan memasuki Muncar, Tegaldlimo, Srono, Blimbingsari dan Rogojampi. Hari terakhir tiba di Kabat, Banyuwangi, Glagah, Licin, Giri, Kalipuro dan Wongsorejo. (ay)

Comments

comments

Check Also

NU Banyuwangi Turut Bela Sungkawa Atas Banjir Bandang di Singojuruh

Banyuwangi, NUOB – Bencana alam berupa banjir bandang yang melanda Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *