Ada Pameran “NU Tempoe Doeloe” di Arena Konfercab 

Banyuwangi, NUOB- Pelaksanaan konferensi cabang (konfercab) Nahdlatul Ulama Banyuwangi bakal dimeriahkan pameran “NU Tempoe Doeloe”. Acara yang dipandeglagi oleh Komunitas Pegon tersebut bakal memamerkan kitab kuno, arsip-arsip NU lawas, hingga foto-foto lama NU dari masa ke masa.

“Ada banyak arsip yang tak banyak orang nahdliyin tahu yang bakal kita pamerkan,” ujar koordinator pameran Ibnu Tsani Rosyada kepada NU Online Banyuwangi, Kamis (19/4).

Salah satu hal yang akan dipamerkan adalah halaman dalam Swara Nahdlatoel Oelama yang memuat proses berdirinya NU Banyuwangi sekaligus pengurusnya yang pertama kali. Ada juga arsip-arsip lain yang memuat dinamika pemikiran menjelang NU berdiri di Banyuwangi.

“Kita punya salinan surat Kiai Asnawi Kudus tentang kontroversi pembacaan manaqib Syekh Abdul Qadir Jailani. Ada juga kitab Al-Ajwibah al-Makkiyah yang memuat jawaban atas permasalahan furuiyah yang ditanyakan oleh kiai-kiai Banyuwangi kepada mufti mekkah,” terang Ibnu.

Selain itu, juga bakal dipamerkan kitab-kitab tua karya ulama Nusantara yang dikoleksi oleh kiai Banyuwangi. Baik yang telah cetak, maupun yang masih berupa manuskrip. “Ada manuskrip Minhajut Dawin Nadzar karya Syekh Mahfudz Termas, ada juga risalah karya Syekh Nahrawi Banyumas, dan juga Penyirep Gemuruh-nya Kiai Wahab Chasbullah,” jelas Ibnu. Arsip-arsip ke-NU-an, seperti foto lama dan SK kepengurusan, juga turut dipamerkan.

Pameran ini, tidak hanya bertujuan untuk sekadar memeriahkan konfercab. Tapi, juga untuk menggugah kesadaran warga nahdliyin terhadap nilai-nilai kesejarahannya.

“Kami juga berharap ada feedback dari para pengunjung. Mereka bisa turut berkontribusi untuk memperkaya cerita yang telah ada. Maupun juga berkenan untuk memberitahukan jika punya arsip-arsip penting tentang ke-NU-an,” pungkas Ibnu. (ay/noe) 

Comments

comments

Check Also

Pintu Masuk Menuju Lokasi Pemlihan Ketua, Dijaga Ketat

Genteng, NUOB- Menjelang sidang pemilihan Ketua Tanfizdiziah, Pintu Masuk meuju lokasi sidang dijaga ketat. Puluhan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *