Home / Berita Aktual / Aklamasi Ketua MWCNU Tegalsari Terpilih, PCNU Banyuwangi Berikan Apresiasi

Aklamasi Ketua MWCNU Tegalsari Terpilih, PCNU Banyuwangi Berikan Apresiasi

Tegalsari, NUOB – Konferensi MWC NU Tegalsari yang dilaksanakan di Yayasan Pondok Pesantren Mambaul Huda, Krasak, berhasil mengantarkan terplihnya M. Zaenuri sebagai Ketua Tanfidziyah periode 2019-2024 secara aklamasi, Ahad (28/7) sore.

Sementara, Kh. Khozin Majid didapuk sebagai Rais Syuriah yang berpasangan dengan Ketua Tanfidziyah mandataris selepas musyawarah Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) yang dilakukan oleh beberapa kiai yang ditetapkan.

Tentu, hasil dan berlangsungnya konferensi tersebut menuai apresiasi langsung oleh jajaran pengurus PCNU Kabupaten Banyuwangi. Arif Fauzi, Wakil ketua PCNU Banyuwangi sekaligus Pimpinan Sidang mengaku bersyukur atas kondusifitas jalannya kegiatan lima tahunan itu yang mengantarkan ketua terpilih secara aklamasi.

“Alhamdulillah. Semoga ketua terpilih  amanah dan selalu diberikan kekuatan untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat sampai lima tahun ke depan. Aklamasi pada konferensi MWC NU Tegalsari ini adalah satu-satunya hasil pemilihan yang berhasil diciptakan dari konferensi MWC NU di masing-masing kecamatan se-Banyuwangi yang telah dilaksanakan. Sekali lagi saya mengapresiasi atas capaian luar biasa ini,” tutur Arif saat dimintai keterangan via telepon.

KetuaTanfidziyah PC NU Banyuwangi H. Ali Makki Zaini menegaskan bukan zamannya ciptakan suasana tidak kondusif saat konferensi.

“Sekarang zamannya memberikan pelayanan nyata kepada umat (kerja kerja kerja). Pengurus NU harus terus fokus mewujudkan harapan-harapan masyarakat. Bukan waktunya lagi menggunjing antar pengurus dan berkonflik atas permasalahan yang kurang penting. Jangan sampai pahala kita sebagai pengurus NU habis, akibat mencari-cari aib antar pengurus satu dengan lainnya,” tegas dia.

Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Hidayah, Parijatah Kulon itu melanjutkan, berjuang di NU hakikinya adalah difikir dan dilaksanakan secara bersamaan semua pengurus.

“NU tidak membutuhkan tipe pengurus yang sok tahu alias keminter. Pengakuan sebagai santri Kh. Hasyim Asy’ari karena menjadi pengurus NU bukan cek kosong yang hanya duduk manis tidak memberikan kontribusi apapun kepada masyarakat. Mengaku santri beliau (red. Kh. Hasyim Asy’ari) harus dibuktikan dengan turut aktif secara penuh menjawab dan menyelesaikan aneka permasalahan yang terjadi di masyarakat,” tandas Gus Makki.

Dalam pembukaan konferensi dihadiri langsung oleh Rais Syuriah PCNU Banyuwangi KH. Zainullah Marwan beserta jajaran, Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi H. Ali Makki Zaini beserta jajaran. Selain itu hadir pula jajaran Forpimka Kecamatan Tegalsari. (Sholeh)

Comments

comments

About pcnubwi

Situs Resmi PCNU Banyuwangi

Check Also

Melalui Upgrading, Tumbuhkan Semangat Banser Muncar

Banyuwangi, Muncar – Kepala Biro Diklat Banser Kabupaten Banyuwangi Sudariyono memberikan pancingan semangat kepada kader …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *