Home / Berita Aktual / Begini Kisah Lanjutan Penderita Tumor, Ananda Ainurrohman

Begini Kisah Lanjutan Penderita Tumor, Ananda Ainurrohman

Hampir satu bulan keluarga Ainurrohman, anak pengidap penyakit tumor berada di Surabaya untuk menjalani berbagai macam pemeriksaan sebelum dilakukan tahap operasi.
Keluarga tiba kembali di rumah pada hari Selasa sore (26/2) dengan rasa optimis yang sangat besar.
Mendengar kabar tersebut, LAZISNU MWC Muncar bergerak cepat untuk segera merampungkan pengumpulan ceceran sedekah dari berbagai donatur.
Tidak menunggu lama, pada hari Rabu malam (27/2) tim LAZISNU MWC Muncar langsung melakukan pentasyarufan terhadap ananda Aik, sapaan akrab Ainurrohman.
Silaturahim kali ini, tim LAZISNU ditemani oleh Ketua Ranting NU Kalimati yaitu Ustad Sofyan Andi, juga terdapat bendahara PAC IPPNU Muncar Rekanita Anggun Sari. Keluarga menyambut dengan hangat kedatangan tim LAZISNU.
Ibu ananda Aik, Rusmiati menjelaskan beberapa informasi terkait perkembangan pengobatan Aik.  “Untuk saat ini, penyakit Aik sudah menjalar pada area mata, sehingga butuh lebih dari satu dokter spesialis yang menangani, jadi proses pemeriksaannya lumayan lama,” terang Rusmiati.
Hal itu terjadi karena penyakit Aik lama tidak ditangani secara serius, bahkan tragisnya lagi, kini penyakit Aik bertambah menyebar sampai area mata. Tak pelak, hal tu semakin membuat prihatin siapapun orang yang melihatnya. Meski begitu, ibunda Aik tetap optimis akan kesembuhan putra tercintannya.
Pada saat ini, ananda Aik sudah melaksanakan pemeriksaan  yang ke tiga kalinya, dan itupun masih dalam proses pemeriksaan bukan tahapan operasi. “Tapi alhamdulillah sekarang ini hanya tinggal menunggu panggilan lagi dari dokter, untuk proses operasinya,” ungkapnya.
Setelah penjelasan tersebut, Ketua Tanfidziah Ranting Kalimati Ustad Sofyan Andi mendoakan semoga tahapan-tahapan pengobatan ananda Aik dapat berjalan lancar dan sesuai dengan harapan.
“Terimakasih kepada semua elemen yang membantu dalam meringankan beban hidup keluarga M Ainurrohman, baik bantuan dari individu, lembaga maupun institusi yang lain. Terutama terimakasih pada kader NU Muncar yang mau bergerak membantu, baik dari keluarga besar Lembaga Yayasan Miftahul Ulum, Yayasan Al Azhar Muncar dan  lembaga dan institusi lain yang turut serta memberikan bantuan,” ujar pria alumnus Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo ini.

Perlu diketahui, sebagaimana yang diberitakan oleh NU Online Banyuwangi di edisi beberapa waktu lalu, Ainurrohman adalah seorang siswa kelas 4 MI Miftahul Ulum Muncar telah berjuang melawan tumor selama bertahun-tahun. Penderitaan yang begitu mendalam itu berawal ketika dirinya berumur 2 tahun. Awalnya, bocah bernama Muhammad Ainurrohman ini hanya terdapat benjolan kecil di hidungnya, tapi lambat laun benjolan itu membesar. Bahkan, saat ini hampir menutupi wajahnya. Tragisnya lagi, dengan konsekuensi penyakit yang amat berat, si bocah hanya pernah menjalani pengobatan kurang dari 3 kali.

Lebih mengharukan lagi, ternyata rumah kecil yang ditempati saat ini juga masih meminjam ke orang lain. Rusmiyati, Ibu Ainurrohman mengaku saat ini bertanggung jawab sebagai kepala keluarga. Ya, sang suami telah meninggal dunia sejak Ainnurohman berumur 4 tahun. Penghasilannya sebagai buruh ngasin ikan harus pintar-pintar ia gunakan untuk membiayai kehidupan sehari-hari dan pendidikan dua anaknya. (lazisnubwi)

Comments

comments

About pcnubwi

Situs Resmi PCNU Banyuwangi

Check Also

Tahun ini Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Banyuwangi Hadiri Acara Maulid Nabi di Karangrejo

Banyuwangi – Tiap tahun Pengurus Ranting NU Karangrejo melaksanakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *