Breaking News
Home / Berita Aktual / Bupati Anas Serukan Reformulasi Dakwah NU di Perkotaan

Bupati Anas Serukan Reformulasi Dakwah NU di Perkotaan

Disela kesibukannya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyempatkan diri untuk menghadiri pelantikan pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Banyuwangi pada Minggu pagi (27/3). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anas mengharapkan pengurus MWC NU Banyuwangi untuk memformulasikan ulang pola-pola dakwah di area perkotaan. “Banyuwangi ini wilayah kota, berbeda dengan kecamatan lainnya seperti di Bangorejo atau Tegaldlimo, jadi perlu bagi pengurus MWC untuk memformulasi ulang pola-pola dakwah bagi masyarakat perkotaan,” ungkap Anas.

Dia acara yang digelar di halaman gedung Islamic Center Baiturrahman yang berada dibilangan Ahmad Yani  tersebut, Anas mengungkapkan beberapa hal yang menjadi pengalamannya selama hidup di daerah perkotaan. Diantaranya, dengan memperbanyak konten-konten dakwah yang kadar intelektualitasnya kental, ketimbang dakwah yang bernuasa humor sebagaimana banyak ditemui di masyarakat pedesaan. “Orang-orang kota itu, tidak terlalu suka dengan pengajian yang terlalu banyak guyonnya. Kalau ngaji ya ngaji. Kira-kira, 90 persen ngajinya, 10 persen humornya,” usul Anas.

Berkembangnya sarana informasi teknologi, menurut Anas, juga harus segera dimanfaatkan oleh pengurus MWC NU Banyuwangi untuk berdakwah. Beragam media sosial, youtube, radio streaming dan lain sebagainya merupakan sarana efektif untuk berdakwah di daerah perkotaan. “Saat saya di Madrid, saya cukup membuka radio streaming melalui ini (iphone), saya sudah bisa menyimak pengajiannya AA Gym di Indonesia. Cara-cara seperti ini, seharusnya juga bisa diterapkan,” lanjut Anas.

Ajaran Islam yang moderat, sebagaimana selama ini diperjuangkan oleh Nahdlatul Ulama, juga harus menjadi kajian keagamaan mayoritas dikalangan perkotaan. Hal ini, menurut Anas, untuk mengimbangi dan menangkal ajaran-ajaran keagamaan yang cenderung radikal yang kebanyakan berkembang di daerah-daerah perkotaan. “ NU juga harus terus mendakwahkan ajaran-ajaran Islam yang moderat. Di perkotaan amat perlu konten-konten dakwah yang moderat ditengah semakin maraknya kajian-kajian keagamaan yang cenderung radikal,” papar Anas.

Dihadapan beberapa tokoh-tokoh NU seperti KH. Asnawi, KH. Achmad Siddiq, Ustad Mukhdor Atim, dan beberapa pengurus NU lainnya, Anas menyampaikan keinginannya untuk bisa membangun pusat kajian keislaman yang menjadi tempat pengembangan ajaran Islam yang moderat. “Seandainya ada yang menghibahkan tanah dua hektar saja, Pemkab akan siap untuk membangun Islamic Center yang akan menjadi tempat pengembangan ajaran Islam yang moderat,” pungkas Anas. (ayung)

About pcnubwi

Situs Resmi PCNU Banyuwangi

Check Also

PC IPNU Banyuwangi 2020-2022 Siap Luncurkan Aplikasi Mobile ‘One Touch PC IPNU Banyuwangi’

Banyuwangi – Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Banyuwangi siap meluncurkan aplikasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *