Tokoh

Pesantren Nurul Huda dan Wasiat Kiai Hamid untuk Kiai Dailami

Tak jauh dari Bandara Blimbingsari, tepatnya di sisi utara, ada pesantren yang cukup tua. Nurul Huda namanya. Pesantren yang berada di Desa Badean itu, didirikan oleh KH. Dailami Ahmad. Ada cerita panjang dari pesantren tersebut. Begitu pula dengan pendirinya. Kiai Dailami adalah putra dari Kiai Ahmad Bahaudin dan Srimunah. Dari ayahnya mengalir darah dari Tuban. Kiai Ahmad sendiri merupakan putra …

Read More »

Tirakat Kiai Asmuni Popongan

Pesantren Tebuireng Jombang disatroni oleh rampok. Kawanan penjahat itu membawa parang yang mengkilat. Menerobos kegelapan malam. Beberapa santri yang berjaga, dibuatnya tunggang langgang. Mengetahui hal tersebut, Asmuni, seorang santri kelana dari Banyuwangi, segera beraksi. Para rampok itu dihadapinya seorang diri. Tanpa membawa senjata apapun. Saat berhadap-hadapan, ia hanya berdehem. Sontak, para rampok dibuat kelu. Parang yang mengkilat itu berjatuhan dengan sendirinya …

Read More »

Puasa Kiai Saleh untuk Kemerdekaan NKRI

Puasa dalam tradisi pesantren tidak hanya bermakna ibadah guna mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Tapi, juga bisa bermakna riyadlah. Selain untuk melatih diri dan jiwa, juga untuk mencapai satu tujuan tertentu. Maka, banyak dikenal jenis puasa di luar puasa Ramadan dan sunnah lainnya. Ada puasa dahr, mutih, ngerowot dan lain sebagainya. Kemerdekaan bangsa Indonesia pada 17 Agustus 1945 yang …

Read More »

Saat Kiai Hasyim Asy’ari Diserang Hoax

Hoax atau berita palsu bukanlah hal baru. Sejak sebelum Indonesia merdeka, bahkan jauh sebelum itu, hoax sudah ada. Hoax pun menimpa siapa saja, tak terkecuali kepada Nahdlatul Ulama (NU) dan para pemimpinnya. Jadi, jika sekarang Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siraj terkena hoax, bukanlah hal yang aneh. Karena sejak masa Hadratusysyekh KH. Hasyim Asy’ari merintis NU, hoax telah menyerang. …

Read More »

Cara Kiai Saleh Mendapatkan Kitab-Kitabnya

Banyuwangi, NUOB – KH. Kiagus Muhammad Sholeh Syamsudin atau lebih populer dengan nama Kiai Saleh Lateng merupakan ulama besar dari ujung Timur Pulau Jawa. Salah seorang deklarator Nahdlatul Ulama tersebut, memiliki keilmuwan yang mendalam. Tidak hanya karena rekam jejak pendidikannya yang mumpuni, santri Syaikhona Kholil Bangkalan tersebut merupakan seorang kutu buku. Kiai Saleh memiliki koleksi kitab tak kurang dari empat …

Read More »

Kala Kiai Hasyim Mohon Doa Restu Pendirian NU pada Ulama Banyuwangi

Banyuwangi, NUOB- Nahdlatul Ulama (NU) tidak seperti organisasi pada umumnya. NU didirikan tidak serta merta berdiri hanya karena kesamaan visi misi. Namun terlebih dahulu melalui serangkaian konfirmasi spiritual. Seperti halnya melalui tirakat, istikharah dan memohon petunjuk para waliyullah. Dalam narasi yang umum, KH. Hasyim Asy’ari mendapat petunjuk “restu langit” pendirian NU dari gurunya, Syaikhona Kholil Bangkalan. Akan tetapi, Kiai Hasyim …

Read More »

Tuan Guru Majid dan Kaitannya dengan Banyuwangi

Banyuwangi, NUOB- Masih dalam peringatan Hari Pahlawan, ada empat tokoh yang ditetapkan menjadi pahlawan Nasional. Salah satunya adalah Tuan Guru Kiai Haji (TGKH) Muhammad Zainuddin Abdul Majid. Ia adalah seorang pejuang cum ulama dari Pancor, Ampenan, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tuan Guru Majid tidak hanya berjuang secara fisik dalam menghadapi penjajah. Namun juga ikut serta mencerdaskan anak bangsa. Melalui lembaga …

Read More »

Sukarni dan Pesantren Banyuwangi

Jika menyebut nama Sukarni, maka kenangan kita pada pahlawan nasional itu, adalah episode sejarah menjelang kemerdekaan Republik Indonesia. Ia bersama golongan muda lainnya, menculik Soekarno yang merupakan golongan tua untuk sesegera mungkin memproklamirkan kemerdekaan bangsa ini. Keberanian pria kelahiran Blitar, 14 Juli 1916 itu, tak terlalu mengherankan. Semenjak belia, putra keempat dari sembilan bersaudara pasangan Kartodiwirjo dan Supiah itu, telah …

Read More »

Kiai Zubairi Sumberberas dan Syair-Syairnya

Waba’du para dulur kang sun trisnani # iki syiir aran “Ulan Handadari” Situasi zaman akhir masa kini # ingsun aturaken ana syiir iki Syiir di atas merupakan bagian dari pembuka sebuah kitab yang terdiri dari 18 lembar (plus cover). Sebagaimana pada penggal larik di atas, kitab yang diterbitkan oleh percetakan Asy-Syekh Salim bin Said Nabhan itu berjudul “Syiir Ulan Handadari: …

Read More »

Kiai Kandar, Banyuwangi dan Isyarat Syaikhona Kholil Bangkalan

Sebagian besar orang Banyuwangi tak asing dengan nama Pesantren Mambaul Ulum, Sumberberas, Muncar. Sebuah pesantren yang cukup tua di ujung timur Pulau Jawa itu, tak lain didirikan oleh seorang ulama kharismatik asal Kediri. Ia adalah KH. Askandar. Ternyata, ada kisah menarik dibalik kedatangan Kiai Kandar – sapaan akrabnya – ke Banyuwangi. Putra dari Kiai Abdullah Askam tersebut, datang ke Banyuwangi …

Read More »