Tokoh

KH Moh Tolhah Mansoer, Ahli Hukum Tata Negara Pertama

Oleh Muhtar Said Prof KH Mohammad Tolhah Mansoer (akrab dipanggil dengan nama Tolhah) lebih dikenal sebagai seorang Kyai dan penggerak daripada seorang aktor intelektual dalam bidang hukum tatanegara. Padahal beberapa karya dan pemikirannya telah mampu memberikan sumbangsih terhadap perkembangan ilmu hukum tatanegara di Indonesia. Pada tahun 1969 dibawah bimbingan Prof. Abdul Gaffar Pringgodigdo, Tolhah mampu merampungkan disertasinya yang berjudul “Pembahasan …

Read More »

Mengenang Kiai Wahid, Pendiri PP Al-Anwari (I)

“Saya pernah mengalami langsung hal yang di luar nalar,” Pak Marupin mengawali cerita pada suatu siang. Sekitar tahun 2012. Saat itu, ia yang sedang menjadi tukang batu pembangunan pondok pesantren Al-Anwari, Kertosari sedang beristirahat. “Almarhum Kiai Wahid itu dulu, waktu pembangunan pondok yang pertama, datang menemui saya,” lanjut Pak Pin, sapaan akrabnya. Aku diam mendengarkan penuh antusias. “Kenapa kok gak …

Read More »

KH Saleh Lateng, Ulama Banyuwangi Pejuang Revolusi

“Banyuwangi merupakan daerah yang memiliki akar kesejarahan yang sangat kuat, bahkan bisa dikatakan Banyuwangi merupakan daerah yang memiliki peradaban besar mengingat di Bumi Blambangan pernah berdiri sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Blambangan. Kerajaan ini pernah melakukan perlawanan kepada Kerajaan Majapahit.” Apakah anda warga Banyuwangi terlebih warga Nahdliyin tahu dan kenal nama Kyai Saleh Lateng? Jika belum tahu anda wajib mencari …

Read More »

Tolchah Mansoer dan Cita-Cita Organisasi Pembelajar

oleh: Lukman Hadi Abdillah, M.PdI* “Masyarakat Pembelajar (learning society) akan lahir jika IPNU bisa memosisikan diri sebagai Organisasi Pembelajar (learning organization). Konsep Organisasi Pembelajar (OP) dipopulerkan oleh Peter Senge (1995) dalam The Fifth Discipline. Karakteristik OP adalah adanya budaya belajar yang sangat kuat pada setiap anggota organisasi. Dalam Organisasi Pembelajar, yang diperlukan bukan hanya menghasilkan produk, tapi juga melakukan peningkatan …

Read More »

KH. Hasan Dailami Ahmad, Sang Pecinta Ilmu

Ahad malam seusai sholat Magrib, satu tahun yang lalu, tepatnya 15 Februari 2015, berita duka menyelimuti warga nahdliyin Banyuwangi dan sekitarnya. Sosok ulama panutan, KH. Hasan Dailami Ahmad menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit NU, Mangir, Rogojampi. Sedari malam hingga pagi harinya, saat prosesi pemakaman, ribuan petakziyah dari berbagai daerah menyemut di kompleks PP Nurul Huda, Badean, Kabat yang menjadi …

Read More »

Mozaik Kiai Wahab dan Kiai Bisri

Tak terlampau jauh usia kelahiran dua funding fathers Nahdlatul Ulama ini. KH. Bisri Syansuri dilahirkan 18 September 1886, sedangkan KH. Wahab Hasbullah lahir 31 Maret dua tahun kemudian. Bisri kecil tumbuh ditengah-tengah keluarga miskin di daerah Tayu Wetan, Pati, Jawa Tengah. Sedangkan Wahab kecil hidup sebagai orang berkecukupan di kawasan Bibis, Surabaya. Orang tuanya mempunyai ratusan rumah yang disewakan ke …

Read More »

Memoar Kiai Achjad Tentang Kiai Dimjathi dan NU Blambangan

Paruh kedua tahun 1930-an, Hadratussyekh KH. Hasyim Asyari, Rois Akbar Nahdlatul Ulama, mengutus santrinya untuk membantu pengembangan NU di Banyuwangi. Muhammad Sjahid Achjad Arsjad yang kelak dikenal dengan panggilan Kiai Achjad terpilih sebagai santri utusan tersebut. Kiai kelahiran Kediri, 31 Desember 1909 tersebut diperintahkan untuk bermukim di PP Nahdlatut Thullab, Kepundungan, Srono yang kala itu diasuh oleh KH. Dimjathi. Bersama …

Read More »

KH Achmad Syaichu, dari Ranting NU sampai Presiden OIAA

KH Achmad Syaichu dilahirkan di daerah Ampel, Surabaya, pada hari Selasa Wage, 29 Juni 1921. Ia adalah putra bungsu dari dua bersaudara pasangan H. Abdul Chamid dan Ny. Hj. Fatimah. Pada usia 2 tahun ia sudah yatim, ditinggal wafat ayahnya. Sepeninggal ayahnya, Achmad Syaichu bersama kakaknya, Achmad Rifa’i, diasuh ibunya. Untuk memperoleh pendidikan agama, Syaichu belajar kepada K. Said, guru …

Read More »