Cegah Penularan, RMI Bentuk Santri Siaga HIV/Aids


GENTENG, NUOBJauhi penyakitnya, bukan orangnya. Tagline penanggulangan penyakit Aids tersebut tampaknya kini bukan hal asing di telinga santri.

Jajaran pondok pesantren melalui Pengurus Cabang Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) NU Banyuwangi kini telah memiliki 50 kader santri siaga HIV/Aids.

Dalam melakukan upaya ini, lembaga yang diketuai Gus Rozi ini menggandeng Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Banyuwangi. Pembentukan dan pelatihan ini telah dilakukan di Pondok pesantren Raudhatul Thalabah, Setail Kecamatan Genteng Sabtu (5/1) kemarin.

Dengan bertajuk “Pelatihan Tutor Santri Siaga HIV dan Aids” santri – santri peserta pelatihan diberi pemahaman seputar HIV Aids dan pencegahannya.

Pihak KPA Banyuwangi melalui salah satu komisionernya, Ana Aniati berharap melalui training tersebut, peserta dapat menjadi trainer di lingkungan pesatren masing-masing. Serta dapat mensosialisasikan pencegahan HIV dan bahaya narkoba.

KPA bersama RMI juga akan memperluas dan menindaklanjuti training ini dengan pelatihan berkala dan berkesinambungan.

“Selanjutnya pelatihan ini akan kita lanjutkan untuk seluruh pesantren karena kemaren masih kita latih 20 pesantren” ucap Akademisi yang juga ketua Lembaga Kesejahteraan Keluarga NU ini.

Sementara itu, ketua Tanfidiyah PCNU Banyuwangi H. Ali Makki Zaini berharap acara ini bisa terus dan berkesinambungan. Sehingga tidak hanya berhenti di kalangan pesantren.

“Pelatihan jangan berhenti sampai di sini, namun harus di sosialisasikan di seluruh pondok dan masyarakat,” ucap kiai yang akrab disapa Gus Makki ini. (Yul/Jo)

Comments

comments

Check Also

LAZISNU Muncar Santuni Yatim- piatu di Haul Raden Darissalam

MUNCAR, NUOB – Tiada hari tanpa berbagi. Lembaga Amil Zakat dan Sodaqoh NU (LAZISNU) kembali …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *