Home / Berita Aktual / Dilanda Kekeringan, PCNU Instruksikan Nahdliyin Banyuwangi Lakukan Mujahadah

Dilanda Kekeringan, PCNU Instruksikan Nahdliyin Banyuwangi Lakukan Mujahadah

Banyuwangi – Warga Nahdliyin di Banyuwangi diinstruksikan bermujahadah dengan menggelar salat minta hujan (istisqa) dan menggelar istighotsah untuk mengatasi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan di Banyuwangi agar cepat padam.

Ketua PCNU Banyuwangi, H.Muhammad Ali Makki Zaini mengatakan, guna mengatasi karhutla dan kekeringan yang melanda kawasan Banyuwangi. PCNU telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh pengurus majelis wakil cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), badan otonom (banom) dan lembaga NU agar menggelar salat istsiqa (minta hujan).

Tidak itu saja, secara khusus dia juga telah meminta kiai-kiai NU di seluruh Banyuwangi, pengurus lembaga takmir masjid NU, dan warga nahdliyin se Banyuwangi berdoa bersama agar segera diturunkan hujan oleh Allah SWT, terutama di kawasan gunung ijen, gunung ranti dan kawasan yang terjadi karhutla.

Sebagai bentuk kepedulian, kata Gus Makki panggilan akrab H. Muhamad Ali Makki Zaini. Sejak terjadi karhutla terjadi di kawasan gunung ranti dan gunung ijen, relawan dari lembaga penanggulangan bencana, perubahan iklim, dan pelestarian lingkungan NU juga telah bersama-sama aparat dan relawan lainnya dalam rangka pemadaman api.

Lebih dari itu, lanjut Gus Makki, pihaknya juga telah menginstruksikan kepada warga nahdliyin di Kecamatan Licin, Glagah, Giri, Kalipurio dan Banyuwangi untuk bersama-sama membantu konsumsi bagi yang sedang memadamkan api.

“Untuk pemadaman dilakukan oleh petugas TNI, Polri dan relawan yang memiliki keahlian. Warga NU ikut membantu partisipasi menyuplai konsumsi makan dan minum bagi relawan dan petugas yang memadamkan api,” terang pengasuh pondok pesantren Bahrul Hidayah Parijatah Kulon, Srono ini.

Salat istisqa dan mujahadah, kata Gus Makki sebagai upaya batin untuk wilayah Banyuwangi khususnya agar segera diturunkan hujan. “Apa yang kami lakukan di samping menindaklanjuti instruksi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), juga melihat kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan air untuk kebutuhan sehari-hari dan kebakaran hutan,” jelasnya.

Dikatakan, untuk membantu masyarakat akibat kemarau, PCNU Banyuwangi telah melakukan ikhtiar lahir yaitu telah menyalurkan bantuan air bersih ke beberapa wilayah yang dilanda kekeringan dengan memperdayakan Lembaga Amil Zakat Infak dan Shodaqoh NU (LAZISNU), LPBINU, dan Ansor-Banser.

Sholat istisqa lanjut Gus Makki, merupakan ikhtiar bathin dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan memohon segera diturunkannya hujan rahmat, bukan hujan bencana. “Hujan yang kita minta bukan hujan yang berakibat bencana, akan tetapi yang memberikan rahmat bagi seluruh makhluk di muka bumi,” tandasnya. (ddy)

Comments

comments

About pcnubwi

Situs Resmi PCNU Banyuwangi

Check Also

Tahun ini Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Banyuwangi Hadiri Acara Maulid Nabi di Karangrejo

Banyuwangi – Tiap tahun Pengurus Ranting NU Karangrejo melaksanakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *