Home / Berita Aktual / Dua Peranan Utama Desa yang Tidak Disadari Masyarakat

Dua Peranan Utama Desa yang Tidak Disadari Masyarakat

Banyuwangi – Jurnalis Tempo Ika Ningtyas menilai ada dua peranan utama desa yang tidak disadari oleh kebanyakan masyarakat. Pertama sebagai penyokong utama pangan bagi masyarakat luas dan kedua pemasok utama tenaga kerja di berbagai perusahaan.

Penilaian itu disampaikannya saat mengisi rangkaian acara pesantren jurnalisme warga dengan tema menulis tentang kampung di Kampoeng Batara, Desa Papring, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (25/05) pagi.

“Bagaimana jadinya peranan desa dikesampingkan dari dua hal itu ?” tanyanya di hadapan puluhan peserta yang tergabung dari berbagai daerah di Banyuwangi.

Masih banyak hal positif dan penting ditulis dari desa. Mulai dari; Bagaimana masyarakat desa masih menjunjung hidup gotong royong ? Bagaimana antar masyarakat desa masih menjunjung nilai-nilai toleransi dalam setiap perilaku kesehariannya ? Dan masih banyak hal positif lain yang penting untuk ditulis.

Karena, saat ini masyarakat sedikit sekali menemukan informasi tulis ataupun video tentang kejadian atau perkembangan setiap desa.

“Bisa jadi, berita kemajuan desa menjadi oasis di tengah-tengah hingar bingar pemberitaan tentang perkotaan, politik, gaya hidup bermerk, konsumerisme, dan lain-lain. Yang menjadi pusat penulisan informasi berita,” jelas Ika.

Akibatnya kebanyakan masyarakat menganggap desa terbelakang, SDM rendah, tidak maju alias kolot, dan masih banyak anggapan negatif lainnya.

“Maka kita kumpulkan teman-teman untuk belajar bareng bagaimana menulis tentang kampung. Ada banyak materi penting yang nantinya kita siapkan. Dan nanti malam panitia juga siapkan film dokumenter tentang salah satu desa yang penting dikaji bersama. Dan besok kita akan praktik menulis langsung,” harap Ika.

Salah satu peserta Usman Afandi menjelaskan dirinya mengikuti kegiatan ini untuk mendapatkan ilmu baru tentang tulis menulis berita ataupun lainnya dengan baik.

“Apalagi ini berkaitan dengan teknik bagaimana cara menuliskan kampung halaman atau desa yang menjadi tempat tinggal. Karena setiap desa memiliki keunikan tersendiri. Dan saya tertarik,” tutur Ketua PAC IPNU Tegaldlimo. (Sholeh)

Comments

comments

About pcnubwi

Situs Resmi PCNU Banyuwangi

Check Also

Tahun ini Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Banyuwangi Hadiri Acara Maulid Nabi di Karangrejo

Banyuwangi – Tiap tahun Pengurus Ranting NU Karangrejo melaksanakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *