Home Berita Aktual Ketua LFNU Banyuwangi : Hilal Tidak Terlihat, Ramadhan Istikmal 30 Hari

Ketua LFNU Banyuwangi : Hilal Tidak Terlihat, Ramadhan Istikmal 30 Hari

252
0

Banyuwangi, NUOB – Bulan suci Ramadan 1441 Hijriah akan segera berakhir. Untuk menentukan datangnya bulan Syawal 1441 H. Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Banyuwangi akan menggelar rukyatul hilal, sore ini (22/5).
Ketua PC LFNU Banyuwangi, Ghufron Mustofa mengatakan, PC LF NU Banyuwangi tetap akan melakukan pemantauan hilal untuk memastikan hasil hitungan (hisab).

“Hal ini untuk memastikan hasil hitungan posisi hilal, dalam rangka memastikan permulaan hari raya Idul Fitri tahun ini,” ungkapnya.

Tempat pelaksanaan pemantauan hilal di Banyuwangi akan diselenggarakan di lantai empat kantor Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU di Desa Kebaman, Kecamatan Srono.

“Tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus korona,” jelasnya.

Menurut Gufron, prosesi rukyatul hilal hukumnya fardu kifayah dan bersifat taabudi atau ada nilai ibadah, maka rukyatul hilal tetap digelar sebagai masukan kepada pemerintah dalam mengambil keputusan di sidang isbat.

Berdasarkan data hisab Pimpinan Wilayah Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (PW LFNU Jatim), lanjut Ghufron menunjukkan kemungkinan awal bulan Syawal 1441 bertepatan dengan hari Ahad (24/5). Hal tersebut dikarenakan ijtimak akhir Ramadan 1441 Hijriah jatuh pada Sabtu, (23/5) sekitar pukul 00:41 WIB. “ Jika hilal masih di bawah ufuk, maka bulan Ramadan harus di istikmalkan menjadi 30 hari,” terangnya.

Meskipun demikian, PC LFNU Banyuwangi meminta kepada segenap Nahdliyin dan seluruh umat Muslim di Banyuwangi untuk menunggu keputusan pemerintah melalui sidang isbat yang akan dilaksanakan pada Jumat petang (22/5). “ Kepastian jatuhnya Idul Fitri tetap kita tunggu hasil sidang isbat dari kementerian agama,” pungkasnya. (ddy/nuob)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here