Home Berita Aktual Launching CC-19, Penggerak LAZISNU se-Banyuwangi Gelar Konsolidasi Kubro

Launching CC-19, Penggerak LAZISNU se-Banyuwangi Gelar Konsolidasi Kubro

216
0
TerapSejuk : Kali ini Rapat Kordinasi Lazisnu Banyuwangi digelar di Luar Ruangan

Cluring, NUOB-Merespon dampak ekonomi terhadap warga terdampak Covid-19, Pimpinan Cabang Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdatul Ulama (LAZISNU) Banyuwangi lakukan konsolidasi kubro. Acara yang berlangsung di Djawatan Benculuk ini, dihadiri oleh seluruh Ketua dan Sekretaris UPZIS LAZISNU MWC NU se-Kab. Banyuwangi.

Acara ini menjadi momentum wahana ‘urun rembug’ untuk melakukan pengayoman kepada warga terdampak pandemi covid-19.

“Pada kesempatan kali ini, kita lakukan launching Gerakan CC-19. Apa itu? CC-19 adalah singkatan dari Coin Covid 19. Kita konsolidasikan mulai cabang hingga tingkat ranting untuk terus melakukan pengayoman kepada warga terdampak pandemi covid-19,” ujar Ketua PC LAZISNU Banyuwangi, Imron Rosyadi Minggu 5 Juli 2020

Menurut Imron hal tersebut penting dilakukan karena dampak yang ditimbulkan Covid-19 ini sangat panjang. Khususnya terkait ekonomi masyarakat. Maka dari itu, NU harus hadir di tengah-tengah masyarakat dalam kondisi yang serba sulit seperti ini.

“LAZISNU di Banyuwangi sudah ada sampai tingkatan ranting, bukan hanya ada di cabang. Bahkan sampai detik ini, tercatat 25 UPZIS LAZISNU di semua kecamatan sudah aktif melakukan pengayoman di tengah-tengah masyarakat. Harapan kami, sampai bulan Desember tahun ini kita bisa membentuk minimal 300 ranting se-Kab. Banyuwangi. Ini menjadi potensi besar agar warga nahdliyyin terus gotong royong membantu masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PC NU Banyuwangi KH. Ali Makki Zaini mengungkapkan, rasa terima kasihnya kepada seluruh peserta yang hadir. Pasalnya, menurut Gus Makki, muharrik lazisnu ini adalah ‘The Real NU.

“Ber-NU melalui pengajian, tahlilan, istighotsah oleh masyarakat Nahdliyyin itu dilanjutkan, namun jangan sampai melupakan pengayoman kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Gus Makki.

Pengurus NU, lanjut Gus Makki, harus mau memikirkan jika ada warganya yang kesulitan membelikan seragam untuk anaknya. “Insya Allah, ketika kita bisa bergerak bersama-sama, semua kesulitan yang ada di tengah-tengah warga NU akan mudah untuk diatasi,” tutupnya. (faisol/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here