LTMNU Himbau Ta’mir Masjid Menolak Kiriman Tabloid Indonesia Barokah

BANYUWANGI, NUOB – Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama  (LTMNU) Banyuwangi, menghimbau kepada seluruh pengurus Ta’mir majid dibawa naungan Nahdlatul Ulama di Banyuwangi, menolak kiriman paket yang berisi Tabloid Inonesia Barokah.

Menurut Sekertaris LTMNU Banyuwangi, Selamet Habibi, S pd, Tabloid Indonesia Barokah tersebut diduga mengandung kampanye hitam.  Sehingga untuk meredam kegaduhan di kalangan masyarakat di Banyuwangi tamir masjid yang belum  menerima kiriman tabloid tersebut untuk menolaknya.

” Kami sudah mendengar ada beberapa tamir masjid dibawah nauangn NU telah menerima Tabloid  Indonesia Berkah itu. Sehingga kami pengurus LTMNU Banyuwangi langsung mengintruksikan bagi yang sudah menerima tabloid tersebut, agar langsung menyerahkan  ke lembaga terkait seperti Bawaslu atau aparat kepolisian,” tegas Habibi hari ini Sabtu (26/1/2019) di Banyuwangi.

Habibi menambahkan,  berdasarkan imformasi yang diterima LTMNU Banyuwangi, Tabloid Indonesia Barokah ini  memang sengaja dikirim ke masjid-masjid yang ada di Banyuwangi. Namun pengirimnya tidak jelas.

” Berdasarkan informasi yang saya terima saat ini tabloid tersebut sudah ditemukan di empat kecamatan di Banyuwangi, dan itu alamat penerimanya di tujukan ke masjid-masjid  di Banyuwangi. Sehingga untuk menghindari gesekan antar golongan kami meminta agar pengurus tamir masjid menolaknya jika menerima kiriman tabloid tersebut,”  ucap habibi.

LTMNU Banyuwangi kata Habibi, sangat menyayangkan dengan kejadian ini. Karena seharusnya Masjid tidak dijadikan ajang untuk berpolitik ataupun berkampanye.

” Masjid itu tempat untuk beribadah, Rumah Allah tidak seharusnya digunakan untuk kampanye atau  berpolitik,” pungkas Habibi.

Sekadar diketahui, empat kecamatan di Banyuwangi digegerkan dengan adanya kiriman paket yang ditujukan ke tami masjid. Daerah itu diantaranya, Kecamatan Cluring, Sempu, Banyuwangi Kota, dan Kecamatan Glagah. Kiriman paket itu berisi Tabloid Indonesia Berkah yang isinya mengulas terkiat peristiwa politik yang terjadi saat ini.

Atas beredarnya, Tabloid ini Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu) Banyuwangi langsung mengamankan peredaran Tabloid yang diduga berisi kampanye hitam itu.  Ketua Bawaslu Banyuwangi Hamim mengatakan, pihaknya aka mengkaji terlebih dahulu apa mengadung kampanye hitam atau tidak.

“Kita akan mengkaji terlebih dahuku isi dari Tabloid Indonesia Barokah ini apakah mengandung kampanye hitam  atau sebaliknya.

Selain itu Bawaslu Banyuwangi juga menunggu kajian dari Dewan Pers terkait isi konten berita yang ada di Tabloid Indonesia Berkah tersebut. (Herm/jo)

Comments

comments

Check Also

KH. Fachrudin Mannan: Surga Merindukan Salah Satu dari Empat Golongan

Muncar, Banyuwangi – Rais Syuriah MWC NU Kecamatan Muncar KH. Fachrudin Mannan menjelaskan, surga merindukan salah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *