Home / Berita Aktual / Madrasah Anggaran: Sikep Kader NU di Tengah Pembangunan Daerah

Madrasah Anggaran: Sikep Kader NU di Tengah Pembangunan Daerah

Banyuwangi, NUOB – Pengetahuan tentang sistem dan proses penganggaran dinilai penting oleh Ketua Lakpesdam PCNU Banyuwangi, Zainal Mustofa. Sebab, hal ini berkaitan dengan perencanaan, pengendalian, dan alat kebijakan dalam pembangunan.

Madrasah Anggaran ini merupakan kegiatan kerjasama antara Lakpesdam PWNU Jatim dan Lakpesdam PCNU Banyuwangi. Diselenggarakan di Aula PCNU, Jalan Ahmad Yani, sejak Jumat hingga Sabtu (21-22/6/2019).

Zainal mengatakan, bahwa pemahaman seputar anggaran dinilai perlu bagi kader-kader NU maupun masyarakat secara umum. Bahkan, kata dia, setiap individu berhak untuk mengetahui sejak perencanaannya hingga peruntukannya. Sebagai bentuk keterbukaan pemerintah.

“Madrasah anggaran ini merupakan langkah awal Lakpesdam untuk mendorong masyarakat untuk ‘melek’ anggaran. Maksudnya mempunyai pengetahuan yang cukup untuk membaca anggaran,” kata Zainal usai acara.

Kedua, masyarakat juga didorong untuk mengerti dan memahami bahwa informasi tentang anggaran ini diketahui secara bersama. “Ini wilayah publik. Kita punya hak untuk mengakses anggarannya, kita cukup mempunyai pengetahuan membaca anggaran, sehingga apabila ada anggaran-anggaran yang kurang maksimal dalam pelaksanaannya atau yang tidak sesuai dengan rencana pembangunan daerah kita bisa memberi masukan atau menyampaikan evaluasi-evaluasi kepada penyelenggara pemerintahan,” papar dia.

Sementara itu, atas nama panitia Madrasah Anggaran, Kholis Mevianto menjelaskan, bahwa peserta dalam kegiatan ini merupakan kader-kader dari lembaga-lembaga maupun badan otonom (Banom) NU. Seperti dari PMII, Fatayat, Muslimat dan beberapa lembaga lainnya.

“Kader-kader NU yang memiliki pemahaman seputar anggaran masih minim. Ada yang mampu membaca anggaran tetapi belum merata di setiap Banom-banom maupun lembaga dibawah naungan NU,” ujar Mevi– sapaannya.

Lakpesdam, kata Mevi, merupakan lembaga dibawah NU yang memiliki peran, salah satunya untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM), khususnya warga NU.

Acara yang dikemas dalam bentuk pelatihan ini, lanjutnya, merupakan bekal (sikep) untuk mengembangkan SDM-SDM NU seputar anggaran, baik dalam organisasi maupun pemerintah tingkat desa maupun kabupaten/kota.

“Syukur-syukur kalau kita bisa memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum,” sebutnya. (Hafil/Sholeh)

Comments

comments

About pcnubwi

Situs Resmi PCNU Banyuwangi

Check Also

Tahun ini Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Banyuwangi Hadiri Acara Maulid Nabi di Karangrejo

Banyuwangi – Tiap tahun Pengurus Ranting NU Karangrejo melaksanakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *