Mbah Marsilah Bahagia Mendapat Bantuan UPZISNU Kedungringin

Mbah Kotiah, wanita tua yang hidupnya penuh perjuangan. Hidup sebagai seorang janda yang memiliki 4 anak tentu bukanlah perkara yang mudah. Apalagi, 3 orang diantaranya sudah tidak tinggal bersama. Dirinya saat ini hidup dengan putri bungsunya, untuk biaya hidup, jangan ditanya, dirinya sangatlah kekurangan. Nasib yang tak jauh beda juga dialami oleh Mbah Paini, di hari-hari tuanya, dia hanya hidup sebatangkara. Kesuliatan demi kesulitan tak dapat di tolak, jangankan membeli susu, untuk membiayai kehidupan sehari-harinya pun masih kurang. Nasib yang jauh lebih tragis dialami oleh Mbah Marsilah, seorang wanita yang saat ini sedang berjuang untuk tetap hidup dengan berbagai keterbatasan yang dimiliki. Ditakdirkan lumpuh sejak lahir membuatnya sangat butuh bantuan dari banyak pihak.

Menyadari akan hal tersebut, UPZISNU Ranting Kedungringin Muncar tidak tinggal diam. Kegiatan pengajian malam rabu Muslimat Kedungringin yang digelar Selasa (26/2) lalu dijadikan sebagai momentum untuk memberikan bantuan kepada 3 orang dhuafa yang membutuhkan. Tak ayal, tampak wajah sumringah dari 3 dhuafa yang menerima bantuan tersebut.

Ketua Tanfidziah PRNU Kedungringin Ustad Ali Makhrus mengungkapkan bahwa NU jangan sampai dianggap ‘tidur’, dengan hanya melakukan kegiatan ubudiyah saja. NU harus menyentuh kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami mendapat info tentang bagaimana cara memperoleh bagian surga, dan sekarang kami tularkan info ini kepada njenengan-njenengan agar kita bersama-sama mendapat bagian surga. Caranya, dengan memperbanyak sedekah lewat LAZISNU,” ujar beliau dihadapan ratusan jamaah yang hadir.

Menurutnya, warga NU harus menyadari keseimbangan antara ibadah vertikal dan ibadah horizontal. Ibadah kita di hadapan Allah SWT harus istiqomah tanpa harus melupakan masyarakat dhuafa, dan anak yatim yang membutuhkan.

Tak pelak, kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh UPZISNU ranting Kedungringin semakin mendapat respon positif para jamaah. Tak hanya itu, bahkan jamaah juga bertekad untuk turut andil menyukseskan gerakan kemandirian yang saat ini terus digelorakan mulai tingkatan pusat hingga tingkatan ranting.

Koordinator pengajian rutin Ustadzah Siti Wuriyani memberikan apresiasi terhadap kepedulian yang dilakukan oleh UPZISNU Ranting Kedungringin.

“Saya sangat mendukung penuh dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan UPZISNU Ranting Kedungringin. Apalagi, pergerakannya selalu diikuti dan diprakarsai oleh anak-anak muda yang sangat peduli di bidang sosial-kemasyarakatan,” pungkasnya.(*)

 

 

Comments

comments

Check Also

Aklamasi Ketua MWCNU Tegalsari Terpilih, PCNU Banyuwangi Berikan Apresiasi

Tegalsari, NUOB – Konferensi MWC NU Tegalsari yang dilaksanakan di Yayasan Pondok Pesantren Mambaul Huda, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *