Home Berita Aktual PAC Pergunu Kecamatan Banyuwangi Fokuskan Perjuangan Mencetak Generasi Cinta Tanah Air

PAC Pergunu Kecamatan Banyuwangi Fokuskan Perjuangan Mencetak Generasi Cinta Tanah Air

17
0
PAC Pergunu Kecamatan Banyuwangi melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan kepergunuan di aula SMK Gajah Mada, Banyuwangi, Sabtu, 11 Januari 2020 (Foto: NU Online Banyuwangi)

Banyuwangi – Ketua PAC Pergunu Kecamatan Banyuwangi Nur Hafifi menyatakan dirinya bersama pengurus akan fokus mencetak generasi bangsa cinta tanah air.

Hal itu disampaikan saat ia memberikan sambutan pada rangkaian kegiatan sosialisasi dan pelatihan kepergunuan di Aula SMK Gajah Mada, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu, 11 Januari 2020.

Menurut Hafifi – sapaannya, menjadi guru NU tentu memiliki banyak perbedaan tugas dan tanggung jawab guru formal lainnya. “Sudah menjadi tugas pokok bagaimana kita semua mengupayakan mencetak generasi bangsa yang cinta tanah air dan memiliki ideologi keaswajaan yang kuat,” Hafifi menjelaskan di hadapan puluhan gurur-guru NU yang hadir.

Dia juga berpendapat melalui salah satu maqolah yang disampaikan yang terpenting dari sosok seorang guru adalah jiwa dan semangat sangat mendidik generasi-generasi bangsa.

“Diantara metode, materi, dan pengajar, yang terpenting adalah jiwa dan semangat guru. Karena itu, saya mengajak guru-guru yang hadir saat ini untuk terus semangat dan ikhlas dalam memberikan ilmu kepada anak didik,” ungkap Hafifi.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Banyuwangi Akhmad Musollin beserta jajaran. Mushollin mengaku senang karena pada pengurusannya seluruh lembaga dan Banom NU mulai bergeliat aktif dalam medan garap perjuangan masing-masing.

“Saat ini hadir bukan hanya dari lintas pengurus dan anggota. Turut hadir pula lembaga dan Banom NU lainnya, termasuk IPNU-IPPNU,” kata Mushollin.

Saat sambutan, dia mengulik perjuangannya yang penuh keikhlasan saat dirinya menjadi guru di salah satu lembaga pendidikan yang dikelola oleh Nahdlatul Ulama.

“Ketika itu, gaji guru masih Rp 17 ribu. Alhamdulillah berkat keberkahan dalam pengabdian, diberikan kecukupan untuk menafkahi keluarga. Pada organisasi yang didirikan oleh KH. Hasyim Asy’ari ini sangat kental dengan keberkahan-NYA. Sudah teruji,” jelas Mushollin.

“Ini saya sampaikan untuk motivasi dan penguat kita semua dalam berjuang di NU. Harus dijalani dengan penuh ketekunan, InsyaAllah keluarga selalu diberikan kecukupan dan keselamatan,” sambung Mushollin menutup sambutannya.

“Sebagai tuan rumah, saya menyampaikan banyak terimakasih atas kedatangan bapak, ibu, dan saudara-saudara sekalian di SMK Gajah Mada. Semoga perjuangan ini memberikan keberkahan dan keselamatan bagi kita semua,” kata Korbid MA / SMA / SMK PC Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Banyuwangi Witjanarko yang juga sebagai Kepala Sekolah SMK Gajah Mada.

Saat itu hadir pula dari jajaran Pengurus Cabang Pergunu Kabupaten Banyuwangi, diantaranya: Wakil Ketua Abdul Munir dan Sekretaris Khotibul Umam. Tak tertinggal Sekretaris MWC NU Kecamatan Banyuwangi Nano Hermawan. (Sholeh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here