Home / Bahtsul Masail / Pasar Bebas (Free trade)

Pasar Bebas (Free trade)

20140429200556623Pertanyaan:
1) Bagaimana pandangan Islam tentang pasar bebas?
2) Bagaimana keberpihakan negara kepada rakyat dan ekonomi Nasional?
3) Apa yang perlu dilakukan NU sebagai jam’iyyah?
Jawaban:
1) Pandangan Islam tentang pasar bebas: pada dasarnya setiap orang diperintahkan untuk hidup seimbang, antara dunia dan akhirat, antar ibadah dan ma’isyah, antara masjid dan pasar. Tidak berdiri secara diametral, namun berada dalam formasi keseimbangan. Pada dasarnya Islam menghendaki adanya pasar yang fair, dimana masing-masing pihak bisa melakukan transaksi secara bebas tanpa intervensi dan hegemoni dari pihak manapun. Dalam posisi pasar sempurna seperti ini negara tidak boleh melakukan intervensi pasar. Namun dalam kondisi pasar tidak sempurna, dimana pasar mengalami distorsi oleh pihak-pihak tertentu dengan jaringan modal, regulasi dan kekuatan politik yang tidak sesuai dengan mashlahat ammah maka negara wajib melakukan intervensi pasar.
2) Dalam pandangan Islam, negara harus memastikan bahwa sumber daya yang ada dikelola untuk sebesar-besarnya memberikan kemakmuran rakyat. Negara harus mendistribusikan kekayaan negara secara merata kepada seluruh rakyat sehingga tidak terjadi konsentrasi perputaran modal hanya di kalangan orang-orang kaya saja.
3) Untuk mencapai tujuan itu, negara harus berkomitmen tinggi untuk menjadi pemerintahan yang bersih, jujur, adil dan konsisten untuk memerangi segala tindakan yang menjadi virus bagi penyehatan ekonomi nasional.
Yang perlu dilakukan NU sebagai jam’iyyah adalah:
Pertama, perluasan akses warga NU terhadap sumber-sumber daya produktif, prasarana sosial ekonomi, permodalan, informasi teknologi, inovasi teknologi serta pelayanan publik dan pasar.
Kedua, peningkatan kualitas sumber daya masyarakat NU.
Ketiga, mendorong terciptanya perluasan lapangan kerja dengan meningkatkan produktifitas dan nilai tambah usaha pertanian dan pertumbuhan aktifitas ekonomi non pertanian.
Keempat, peningkatan pelayanan sosial, pendidikan kesehatan, permukiman, infrastruktur ekonomi dan lain lain.
Kelima, peningkatan partisipasi masyarakat NU dalam proses pengambilan keputusan negara.
Keenam, memanfaatan kelembagaan dan organisasi ekonomi berbasis masyarakat NU. Peningkatan koordinasi lintas bidang, baik dalam internal NU maupun dengan pihak pihak yang terkait.

Comments

comments

About pcnubwi

Situs Resmi PCNU Banyuwangi

Check Also

Hukum Minum oleh Khatib atau Jamaah Saat Khutbah Berlangsung

Assalamu ’alaikum wr. wb. Redaksi Bahtsul Masail NU Online yang kami hormati. Semoga selalu dalam lindungan Allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *