Home / Berita Aktual / PCNU Banyuwangi Resmi Serahkan Proposal Lamaran Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-34

PCNU Banyuwangi Resmi Serahkan Proposal Lamaran Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-34

Banyuwangi, NUOB – Lamaran dari Ketua PCNU Banyuwangi, KH Ali Makki Zaini kepada Ketua Tim 5 Muktamar NU ke-34, KH Robikin Emhas sebagai tuan rumah diterima secara langsung.

Lamaran itu disampaikan secara langsung dan diterima oleh Robikin Emhas di atas podium pembukaan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) PCNU Banyuwangi, di Pondok Pesantren Nurut Taqwa, Desa Balak, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

Bahkan, Gus Makki sapaan akrab Ketua PCNU Banyuwangi itu mengatakannya secara terbuka saat sambutan. Kepada seluruh hadirin yang juga dihadiri oleh Ketua Umum (Ketum) PBNU KH Said Aqil Siradj serta tamu kehormatan lainnya.

Gus Makki menyerahkan Proposal Lamaran Menjadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-34 kepada Ketua Tim 5 Seleksi Tuan Rumah, Robikin Emhas, SH, MH.

“Dalam madrasah kader ini PCNU tidak hanya menghadirkan Kiai Said, tapi juga menghadirkan Kiai Robikin. PCNU memberanikan diri untuk melamar menjadi tuan rumah Muktamar NU yang akan datang,” kata Gus Makki disambut riuh tepuk tangan hadirin, Jumat (13/9/2019).

“Lamaran itu resikonya hanya 2, ditolak ataupun diterima, kami sadar itu. Tapi izinkan kami PCNU kepingin merasakan melayani PBNU, PWNU, dan kepingin merasakan melayani PCNU se Indonesia. Kepinginnya itu luar biasa, sampai terbawa-bawa mimpi,” tambahnya.

Gus Makki menambahkan, harapan dari PCNU Banyuwangi ini banyak yang mengibaratkan bak pungguk yang merindukan bulan. PCNU Banyuwangi, kata dia, ibarat pungguk. Karena, lawan-lawannya adalah PWNU-PWNU.

“Kali ini bukan pungguk yang kemarin, karena pungguk kali ini sudah menyiapkan pesawat yang bisa menuju ke rembulan,” sebutnya.

“Kulo matur ten Pak Robikin niki, PWNU liyane wani Rp 10 miliar, PWNU liyane wani Rp 20 miliar, PCNU (Banyuwangi) wani Rp 25 miliar,”. “Angsal pundi Gus,” jawab Kiai Robikin. “Ginjal saya masih bisa dijual,” canda Gus Makki disambut gelak tawa hadirin.

“Itu PCNU Banyuwangi ada siapa? Banyuwangi kok PCNU sendirian, kendel (berani). Tidak ada siapa-siapa. Apalagi dikait-kaitkan dengan Pilbup, tidak ada. Kami tegaskan, sesuai perintah Syuriah, sampai detik ini PCNU Banyuwangi belum mengambil sikap apapun soal Pilbup yang akan datang,” tegasnya.

“Nanti soal pilihan bupati kita akan bicarakan blak-kotak. Tidak ada pembicaraan mengenai Pilbup melalui setengah kamar, tidak ada, semua akan ditentukan oleh ranting-ranting,” imbuhnya lagi.

Menanggapi hal itu, Kiai Robikin naik ke atas podium, bersama Gus Makki. Dikatakannya, bahwa itu untuk menjawab tantangan dari Ketua PCNU Banyuwangi itu.

“Dulu orang pada takut, bagaimana menjadi tuan rumah Muktamar, tapi sekarang tidak dan justru takut ditolak. Untuk itu, atas arahan mustasyar atas arahan Syuriah PBNU, akhirnya memutuskan untuk membentuk Tim 5 yang tugasnya melakukan verifikasi atas lamaran-lamaran kepada PBNU untuk menjadi tuan rumah Muktamar Nahdlatul Ulama,” papar Kiai Robikin. (her/nuob)

Comments

comments

About pcnubwi

Situs Resmi PCNU Banyuwangi

Check Also

Sekretaris PCNU Kabupaten Banyuwangi Pimpin Apel Kemah Santri 2019, Berikut Pesannya

Banyuwangi – Sekretaris PCNU Kabupaten Banyuwangi Moh. Syaifuddin Zuhri menjadi inspektur Apel kemah santri 2019 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *