Home Berita Aktual PCNU Banyuwangi Satukan Persewangi

PCNU Banyuwangi Satukan Persewangi

349
0

Banyuwangi, NUOB – Perpecahan di dalam tubuh klup persatuan Sepak Bola Banyuwangi (Persewangi), yang berlangsung selama bertahun-tahun, akhirnya terselesaikan juga. Klub kebanggaan warga Banyuwangi yang sebelumnya terpecah menjadi dua, akhirnya hari ini, Rabu (8/7/2020) bertempat di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Banyuwangi, sepakat melebur menjadi satu.

Dihadapan Ketua Tanfidziah PCNU Banyuwangi, H. Ali Maki Zaini, Persewangi 1970 pimpinan Samidi Jose Rudi dan Persewangi Indonesia pimpinan Hari Wijaya, sepakat menjadi satu klub Persewangi.

Awalnya ke dua pimpinan klub ini mengeluhkan terkait tidak adanya dana hibah dari Pemerintah Banyuwangi yang diperuntuhkan untuk Persewangi. Sehingga Persewangi selalu terganjal masalah finansial ketika mengarungi kompetisi Nasional. Namun disela- sela obrolan yang di hadiri juga puluhan suporter Persewangi itu, Nanang Nurahmadi yang merupakan pegiat sepak bola yang ikut dalam pertemuan itu mengusulkan adanya penyatuan klub. Sontak usulan itu disambut gembira oleh suporter Persewangi, laros Jenggirat.

“Apabila Persewangi menjadi satu saya yakin akan menjadi lebih kuat. Bisa saja hibah dari pemerintah itu tidak turun ke Persewangi karena ada dua klub. Sehingga Pemerintah Banyuwangi bingung mau di hibahkan ke klub yang mana, wong dua- duanya mengaku Persewangi. Hibah itu juga nantinya kan menyangkut pertanggung jawaban pada BPK,” cetus Nanang Rabu (8/7/2020) di Aula Kantor PCNU Banyuwangi.

Bak sambut bergayung Ketua Tanfidziah PCNU Banyuwangi, H. Ali Maki Zaini, ikut mendukung usulan itu. Bahkan Gus Maki, sapaan akrab H. Ali Maki Zaini, ikut membujuk ke dua pimpinan klub itu untuk islah.

” Yang terpenting kita islah dulu, bersatu dulu, baru kita bicara target kedepanya untuk Persewangi. Baru saya siap membantu. Kalau masih dua klub kalau saya bantu terus ada bantuan mau saya serahkan ke mana? Pasti jika saya serahkan ke salah satunya, yang satu pasti iri saya dianggap tidak adil ayo bersatu dulu,” kata Gus Maki.

Kata Gus Maki, pihaknya siap membantu untuk mendatangkan notaris untuk proses peleburan klub. dan perubahan atau peleburan klub itu akan dilakukan di kantor PCNU Banyuwangi.

“Semua biaya perubahan PT akan kita tangung nanti. Tak tunggu lagi ya di sini nanti kita sepakati perubahan nama PT nya apa,” tambah Gus Maki.

Sementara itu, pimpinan Persewangi Indonesia Hari Wijaya, mengaku, rela klubnya dilebur jadi satu dengan Persewangi 1970. Hal ini demi kemajuan sepak bola di Bumi Blambangan.

“Saya siap klub dilebur, demi kemajuan sepak bola di daerah kita. Nantinya kita pikirkan lagi konsep Persewangi yang baru,” kata Hari Wijaya.

Hal senada juga diungkapkan oleh pimpinan Persewangi 1970 Jose Rudi. kata dia, pihaknya akan mengabarkan rencana peleburan klub ini ke jajaran menejemen klub. Karena peleburan itu nantinya akan berimbas pada tatanan menejemen klub.

“Alhamdulillah islah yang juga pernah kita tawarkan ke manajemen Persewangi Indonesia hari ini disepakati. Semoga ini membawa perubahan yang lebih baik untuk pesepakbolaan di Banyuwangi.

Islah Persewangi ini disambut suka cita oleh suporter Persewangi yang hadir. Di penghujung pertemuan itu, kedua pimpinan klup beserta jajarannya bersama puluhan suporter yang hadir, bersama-sama diajak melantunkan sholawat badar dan mars Persewangi. (Hermawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here