Home / Berita Aktual / Pebalap Tour de Banyuwangi Ijen 2019 Disambut Pekikan Yalal Wathon

Pebalap Tour de Banyuwangi Ijen 2019 Disambut Pekikan Yalal Wathon

Banyuwangi, NUOB – Pada Sabtu (28/9) pagi, ajang balap sepeda Internasional Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2019 yang dilaksanakan rutin oleh pemerintah kabupaten memasuki etape keempat yang melewati rute sepanjang 129,9 KM. Sejumlah atlet dari 23 negara itu disambut nyanyian lagu kebangsaan hingga lagu asli daerah oleh para pelajar.

Termasuk didalamnya pembawaan lagu Yalal Wathan oleh seratus pelajar MI NU Purwoharjo lengkap dengan marching band, secara langsung memberikan support kemeriahan acara yang menarik perhatian pengunjung dan wisatawan yang menyaksikan.

Kepala Sekolah MI NU Purwoharjo, Sabar Indah Hikmawati, 41 tahun, memboyong siswa-siswinya yang duduk di kelas empat, lima, dan enam berjumlah seratus pelajar.

Ada sejumlah deretan lagu yang disajikan sembari membawakan bendera kecil merah putih oleh masing-masing pelajar. “Khusus Yalal Wathan kita sajikan saat para pebalap melesat dari garis start,” ujar Indah.

Dia pun menjelaskan selain membawa mereka untuk memeriahkan acara, juga dalam rangka memberikan edukasi di lapangan dan mengarahkan pandangan atas cita-cita siswanya.

“Senang dapat membawa mereka langsung ke lapangan. Pun secara langsung memberikan banyak pandangan capaian ke depan ke siswa didik. Pumpung pebalap sepeda level dunia hadir,” sebut dia.

Indah beserta guru hadir sejak pagi, meski start dimulai pukul 10.00 WIB. Suasana itu tidak membuat para pelajar tak jenuh, semua tampak riang. “Di sini siswa didik juga dapatkan momenum mengaplikasikan pelajaran bahasa inggris, dengan berbahasa baik dan benar. Dipandu dengan guru mapelnya langsung,” tukas Indah.

Senada hal itu, Guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris Anis Hariyani, 38 tahun, menjelaskan, momentum pagi itu banyak mengerek pengalaman dan minat siswanya selama di lapangan.

“Kita tadi berhasil menemui salah satu asisten manajer dari salah satu tim pebalap luar negeri. Praktik langsung pengalaman berbahasa inggris bersama tim pesepeda luar negeri berlangsung cair dan komunikatif. Menarik dan seru,” kata Anis.

Dia menambahkan pada madrasah ibtidaiyah yang diampunya secara khusus mendidik para pelajar wawasan kebangsaan dan keaswajaan.

“Sudah tentu, seluruh siswa mendapatkan porsi khusus dalam pelajaran tentang keagamaan dan kebangsaan. Selain marching band, juga ada pencak silat dari pagar nusa yang rutin membekali ilmu bela diri kepada mereka,” jelas Anis mengakhiri penjelasannya.

Salah satu peserta didik yang sekaligus pemegang bass drum, Ardana Putra mengaku senang atas dirinya yang dilibatkan langsung untuk memeriahkan event Tour de Banyuwangi Ijen 2019.

“Senang banget dapat secara langsung menyaksikan atlet balap sepeda berkompetisi di Banyuwangi. Sudah dua kali kami menyambut. Pertama pada etape kedua, dan sekarang etape keempat. Dulu aku cita-cita pengen polisi. Tapi ternyata melihat langsung pebalap sepeda dunia, tak kalah keren. Saya juga pengen jadi pebalap sepeda kelas dunia,” ujar Ardana yang sekarang masih duduk di bangku kelas empat.

Sekedar diketahui, pada etape keempat kali ini merupakan penentuan jawara para pebalap sepeda ITdBI 2019. Sang juara adalah pebalap tercepat di garis finish yang berada tepat di Paltuding Gunung Ijen.

Sebelum finish para atlet disuguhi lintasan flat hingga tanjakan menukik. Melewati berbagai titik destinasi unggulan di Banyuwangi. Secara bebas strategi dipilih tim meraih juara. Karena jamak setiap atlet memiliki keunggulan sendiri. Dari sprinter sampai climber. Total lintasan dari etape pertama hingga keempat ITdBI tahun ini sepanjang 520,6 KM. (Sholeh/nuob)

Comments

comments

About pcnubwi

Situs Resmi PCNU Banyuwangi

Check Also

Sekretaris PCNU Kabupaten Banyuwangi Pimpin Apel Kemah Santri 2019, Berikut Pesannya

Banyuwangi – Sekretaris PCNU Kabupaten Banyuwangi Moh. Syaifuddin Zuhri menjadi inspektur Apel kemah santri 2019 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *