Rois Syuriah NU Ranting Boyolangu Wafat, MWCNU Giri Berduka.

Banyuwangi, Giri- Majelis wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Giri, Banyuwangi, hari ini Kamis 21 Februari 2019 kehilangan salah satu kader terbaiknya. Rois Syuriah NU Rantimg Boyolangu, Ustad, Masduki menghembuskan nafas terakhirnya, setelah sejak hari Rabu kemarin 20 Februari 2019 mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit Yasmin Banyuwangi.

” Hari ini (21/2/2019) kita berduka, karena MWCNU Giri telah kehilangan salah satu kader terbaik yaitu Ustad Masduki yang telah dipanggil oleh Allah SWT. Semoga beliau meninggal dunia dengan khusnul khotimah,” kata Wakil Sekertaris MWCNU Giri Khoirul Hidayat pada saat memberikan sambutan bela sungkawa mewakili pengurus MWCNU Giri di rumah duka.

Hidayat menambahkah, Ustad Masduki merupakan kader terbaik, karena semasa hidupnya ikut bersama-sama membesarkan dan memperjuangan NU baik di tingakat Kecamatan maupun di tingkat Ranting Boyolangu.

“Kita kader NU harus mencontoh perjuanga ustad Masduki. Karena beliau ikhlas dengan sekuat tenaga memperjuangan NU dan selalu mengajarkan ajaran ahlussunah waljamaah kepada para santrinya dan masyarakat semasa hidupnya,”kata Hidayat.

Hidayat menambahkan berdasarkan informasi yang diperoleh pengurus MWCNU Giri, Pria yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Rois Surya MWCNU Giri ini wafat akibat sakit sesak nafas. Sehingga harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Yasmin.

” Saya mewakili MWCNU Giri menghimbau kepada seluruh warga NU di Kecamatan Giri khususnya, mari setelah selesai sholat magrib kita luangkan waktu untuk memanjatkan doa, kita khususkan untuk almarhum Ustad Masduki. Smoga Amal Ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT,” pungkas Khoirul Hidayat.

Almaharhum Ustad Masduki semasa hidupnya selain aktif di Jamiyah Nahdalatul Ulama, juga aktif di ketakmiran masjid. Bahkan hingga akhir khayatnya dia dipercaya masyarakat Boyolangu sebagai Ketua Ta’mir Masjid Baitul Muttaqien. Masjid kebanggan masyarakat Boyolangu.

Almarhum Ustad Masduki meninggalkan seorang istri dan dua orang anak yaitu Ahmad Muazky dan Insyiah. (Hermawan/Sholeh)

Comments

comments

Check Also

Musibah Kekeringan, PCNU Banyuwangi Turun Langsung Bantu Tandon dan Air Bersih

Wongsorejo, NUOB – Dampak musim kemarau yang menyebabkan terjadinya kekeringan, mulai dirasakan warga di tiga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *