Sah, Pengurus Pagar Nusa Banyuwangi Dilantik

TEGALSARI, NUOB  –  Pengurus Cabang (PC) Pagar Nusa Banyuwangi kini sudah resmi memiliki pengurus baru.  Pelantikan yang dilaksanakan  pada Minggu (20/1/19) di Pondok Pesantren Muhtar Syafaat I Blokagung, Kecamatan Tegalsari ini juga sekaligus diikuti pelantikan Pengurus Anak Cabang Pagar Nusa.

Pealntikan itu dihadiri dan disaksikan ribuan pendekar Pagar Nusa dari penjuru wilayah di Jawa Timur seperti Jember, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Lumajang hingga Nganjuk dan Surabaya. Tidak hanya itu, jajaran Polres Banyuwangi, Kodim Banyuwangi juga turut hadir menyertai PCNU Banyuwangi, , Pimpinan Wilayah (PW) Pagar Nusa Jawa Timur, dan Pimpinan Pusat (PP) Pagar Nusa.

Gemuruh dan antusias para pendekar ini menjadi pemandangan yang luar biasa. ketua panitia Agus Khotibul Umam mengungkapkan pelantikan ini sekaligus memperingati hari lahir (harlah) Pagar Nusa. Diharapkan dengan berkumpulnya para pendekar ini, kebersamaan para pendekar semakin kuat.

‘’ Semoga rasa kebersamaan ini terus tumbuh dan semakin erat,” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Mukhtar Syafaat 2 ini.

Tidak hanya itu, atraksi yang ditampilkan para pendekar juga menarik minat para santri Pondok Pesantren di Blokagung untukbelajar silat.

‘’Banyak santri yang minta diajari ilmu pencak silat Pagar Nusa. Alhamdulillah ini kabar gembira bagi kami,” jelasnya.

Sementara itu Ketua PC Pagar Nusa Banyuwangi, H. Susiyanto meminta para pendekar NU bisa semakin merapatkan barisan. ‘Dia juga  me mbuka diri agar anggota member masukan kepada pengurus demi kemajuan organisasi.

‘’Kami mempersilahkan kepada seluruh pendekar agar bisa melaporkan kinerja PC yang barangkali kendor. Tapi syaratnya seluruh jajaran patuh pada aturan,” tegasnya.

Sementara itu Ketua umum PP Pagar Nusa, meminta agar ke depan organisasi pagar Nusa semakin ditata lebih baik. Baik meliputi jumlah anggota atau pun  jaringan perguruan silat di bawah naungan Pagar Nusa. Menurutnya, Pagar Nusa yangkuat juga harus berperan dalam menangkal paham radikalisme yang saat ini semakin merajalela.

“Banyuwangi harus lebih kuat, sehingga paham radikal yang masuk bisa diminimalisasi. Karena itu Pagar Nusa merupakan benteng terakhir dari NU dan para kiai,” tegasnya.

Pelantikan ini juga disertai dengan doa bersama untuk Indonesia aman dan damai. selain irtu, berbagai atraksi silat dan kekebalanjuga memeriahkan jalannya pelantikan. (aw/jo)

Comments

comments

Check Also

46 Yatim di Pakis dan Srono, Mendapat Berkah Gerakan Koin NU

Bulan Februari, Unit Pengelola Zakat Infak Shodaqoh (UPZIS) LAZISNU Ranting Pakis menyalurkan bantuan pendidikan kepada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *