Home / Berita Aktual / Sekretaris PCNU Kabupaten Banyuwangi Pimpin Apel Kemah Santri 2019, Berikut Pesannya

Sekretaris PCNU Kabupaten Banyuwangi Pimpin Apel Kemah Santri 2019, Berikut Pesannya

Banyuwangi – Sekretaris PCNU Kabupaten Banyuwangi Moh. Syaifuddin Zuhri menjadi inspektur Apel kemah santri 2019 di Bumi Perkemahan Wisata Pinus, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Ahad (20/10/2019) siang.

Di hadapan lebih dari 999 santri se-Banyuwangi itu dia berpesan, untuk saat ini menjadi seorang santri tidak harus menjadi minder alias rendah diri. Kini, santri mendapatkan banyak kesempatan yang sama dengan lainnya.

“Undang-undang pesantren benar-benar disahkan oleh pemerintah. Itu artinya pemerintah telah mengakui eksistensi talenta santri saat ini. Ditambah pengakuan ini menjadi pintu segar bagi santri untuk explore seluruh kemampuannya di kancah yang lebih luas. Mereka memiliki lebih banyak peluang menjadi apapun dan memiliki tempat setara,” jelas dia.

Secara langsung dia mencontohkan KH. Makruf Amin adalah produk asli santri yang kini menjadi Wakil Presiden (Wapres). “Jangan canggung dan tak perlu takut, santri sekarang bebas meraih impian untuk menjadi apapun,” tegas Syaifuddin yang disambut dengan kemeriahan ratusan tepuk tangan santri yang hadir.

Lebih lanjut, dia menyebutkan, santri sebagai pahlawan tanpa tanda jasa bagi masyarakat saat ini. Pasalnya, banyak alumni pesantren yang telah mewarnai kebaikan di tengah kehidupan sosial masyarakat.

“Di masyarakat; santri menjadi imam mushala, pemimpin tahlil, pengajian rutinan masyarakat, menghidupi tradisi keagamaan, dan masih banyak kiprah lainnya. Semua peranan itu dilakukan dengan ikhlas tanpa imbalan apapun. Keikhlasan yang telah dibiasakan oleh santri saat mengenyam pendidikan di pesantren. Ini merupakan nilai-nilai luhur sosial luar biasa, yang belum tentu dapat diaplikasikan selain para alumnus pesantren (santri),” ungkap Syaifuddin.

Sehingga dalam kemah santri kali ini, kata Syaifuddin, menjadi media penting dalam pengungkapan rasa syukur sekaligus meneladani nilai-nilai perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). KH. Hasyim Asy’ari sebagai pendiri organisasi Nahdlatul Ulama, tauladan bersama untuk santri saat ini.

“Ada banyak nilai luhur yang patut ditauladani dari sosok KH. Hasyim Asy’ari. Tugas santri sekarang, terus giat dalam belajar mendalami ilmu keagamaan. Sehingga ketika pulang, benar-benar menjadi insan yang bermanfaat. Mewarnai dalam semua perjuangan sosial kemasyarakatan,” jelas Syaifuddin menutup arahannya.

Upacara kemah santri tersebut dihadiri langsung oleh jajaran Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah se-Kabupaten Banyuwangi lengkap dengan lembaga dan Badan Otonom (Banom) NU. Juga turut hadir jajaran Forpimka Kecamatan Songgon.

Pada hari puncak peringatan Hari Santri Nasional 2019 tanggal 22 Oktober 2019, Kabupaten Banyuwangi melaksanakan kirab santri yang start di depan kantor Pemda Banyuwangi dan finish di Taman Blambangan Banyuwangi. Saat malam hari dirangkai dengan peringatan gebyar penampilan karya santri. (Sholeh)

Comments

comments

About pcnubwi

Situs Resmi PCNU Banyuwangi

Check Also

Tahun ini Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Banyuwangi Hadiri Acara Maulid Nabi di Karangrejo

Banyuwangi – Tiap tahun Pengurus Ranting NU Karangrejo melaksanakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *