Home / Berita Aktual / Silatnas PKPT IPNU IPPNU Se-Nusantara Digelar Di Banyuwangi

Silatnas PKPT IPNU IPPNU Se-Nusantara Digelar Di Banyuwangi

Silaturahmi Nasional Ke-IV Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) se-Nusantara dihelat di Banyuwangi pada Sabtu-Ahad kemarin (27-28/2). Acara yang dibuka bersamaan dengan pelantikan PC IPNU IPPNU Banyuwangi masa khidmat 2015-2017 tersebut dilangsungkan di auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin, IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi.

Silatnas yang diikuti PKPT dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta tersebut, diagendakan untuk membahas prosedur kaderisasi IPNU maupun IPPNU bagi kalangan mahasiswa. Fahmi Nuris Syafaat, salah satu koordintor nasional PKPT IPNU menjelaskan tujuan dari Silatnas tersebut adalah untuk merumuskan matari-materi kaderisasi yang akan diterapkan dikalangan mahasiswa. “Materi kaderisasi bagi IPNU di kalangan mahasiswa, tentu berbeda dosisnya dengan materi kaderisasi IPNU di tingkat SMP maupun SMA. Jadi perlu ada rumusan khusus untuk menyesuaikan dengan perkembangan intelektualitas dan iklim di kampus,” ungkapnya disela-sela acara pembukaan.

Selain membahas tentang kaderisasi, Silatnas tersebut juga akan membahas tentang bidang garap, positioning PKPT dan hal ihwal legalitas PKPT. Diluar agenda organisasi, forum yang mempertemukan pengurus PKPT lintas daerah tersebut juga bertujuan untuk merekatkan kebersamaan serta mengenal daerah sama lain. Khoirul, ketua PKPT IPNU IAI Ibrahimy, Banyuwangi, selaku tuan rumah akan mengajak rombongan PKPT IPNU IPPNU se-Nusantara tersebut untuk berziarah kepada tokoh-tokoh NU Banyuwangi dan mengenalkan beberapa potensi wisata andalan di Banyuwangi. “Besoknya, kita akan ajak berziarah ke makam KH. Zarkasyi Djunaidi dan bertamasya ke pantai di Banyuwangi,” paparnya.

Acara tersebut dibuka oleh Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. Mantan ketua umum IPNU masa khidmat 2000-2003 tersebut berpesan bahwa berproses di IPNU tersebut merupakan bagian penting dalam peningkatan Sumber Daya Manusia. “Investasi yang paling penting bukan membangun rumah, membeli sawah, atau membeli mobil, tapi investasi yang paling penting adalah investasi SDM bagi keluarga dan bangsa,” ungkapnya. “Rekan dan rekanita, di IPNU inilah karakter kepemimpinan sebagai bagian dari peningkatan SDM, saya dapatkan. Bagaimana mengeksekusi gagasan, mendapatkan tantangan dan penolakan dari bawah, saya pelajari. Sehingga saat sya menjadi bupati tidak kaget dengan yang demikian, kenangnya.” (ayung)

Comments

comments

About pcnubwi

Situs Resmi PCNU Banyuwangi

Check Also

Ma’mulah Melantik Ratusan Kader Muslimat, Berikut Pesannya

Banyuwangi – Ketua Pengurus Cabang Muslimat NU Kabupaten Banyuwangi Ma’mulah Harun melantik ratusan kader Muslimat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *