Suryani Berobat di Posko Kesehatan UPZISNU Ranting Panderejo

Panderejo, Banyuwangi – Suryani (59) warga asal Kelurahan Panderejo berobat di Posko kesehatan UPZISNU Ranting Panderejo di Jl. Citarum No. 54, Panderejo, Kecamatan Banyuwangi, Ahad (24/02) pagi.

Suryani mengaku kepada petugas kesehatan atas kakinya yang sering kesemutan. Selain itu, badan terasa meriang saat digunakan aktifitas.

“Kaki saya sakit dok, sering geringgingan (kesemutan) ini udah beberapa hari. Juga dibuat masak kok terasa meriang badan ini. Kenapa ya pak ?” jelas Suryani kepada petugas kesehatan.

Sebelumnya, Suryani mengaku belum berobat minggu-minggu ini. Ia bersyukur atas program Baksos yang dilaksanakan UPZISNU Ranting Panderejo ini dapat berobat dengan gratis.

“Memang cuacanya di Banyuwangi tidak menentu. Alhamdulillah sekarang saya sudah dapat beberapa obat dari dokter. Semoga program ini terus berjalan, sangat terimakasih sekali kepada semua pihak, khusunya pengurus UPZISNU Ranting Panderejo,” katanya.

Sementara itu, Ketua panitia Ibrahim Muhammad menjelaskan, Baksos sendiri dilakukan atas instruksi dari PBNU secara langsung dalam mengisi rangkaian Harlah NU ini dengan beberapa kegiatan di beberapa ranting.

Kegiatan baksos berupa santunan anak yatim dan periksa kesehatan gratis ini dinilai tepat sasaran. “Banyak warga sini yang membutuhkan pelayanan pengobatan gratis dan sekaligus santunan,” terang Ibrahim.

Ia menambahkan, kegiatan pengobatan ini bekerjasama dengan Rumah Sakit NU Banyuwangi (RS NU) yang berlokasi di Mangir, Rogojampi, Banyuwangi sendiri. Juga bantuan dana operasional dari iuran atas munfiq dan warga NU setempat.

“Dana operasional terkumpul Rp 1,6 juta lebih. Rata-rata per bulan berhasil mengumpulkan kurang lebih dana Rp 700 dari ratusan warga setempat yang menjadi donatur. Ini sudah berjalan pada penarikan ke-3,” imbuh Ibrahim.

Sementara, Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Kh. Ahkmad Musollin mengatakan, bangga atas kader-kader muda yang berada di Ranting Panderejo bergerak dengan cepat, militan, dan responsif.

“NU Ranting Panderejo sendiri pernah vakum 5 tahunan lebih. Alhamdulillah sekarang sudah berjalan dengan gebrakan Bakti Sosial check kesehatan gratis atas inisiatif lembaga, salah satunya UPZISNU,” terang H. Musollin, sapaan akrabnya.

Ia berharap ranting-ranting lainnya juga turut aktif dalam menggelorakan syiar-syiar NU. Baksos ini menjadi notifikasi baru terhadap warga, NU hadir bukan hanya concern dengan pengajian-pengajian tahlilan saja.

NU sendiri bergerak di semua sektor. Mulai dari keagamaan, sosial kemasyarakatan, wakaf, perekonomian, masjid, pendidikan, dan masih banyak lainnya.

“Harapannya dengan ini, NU ke depan semakin jaya,” tutup H. Mushollin.

Senada hal itu, Mustasyar NU Panderejo Ust M. Thosim menjelaskan sangat apresiasi sekali dengan geliat kader-kader mudanya.

“Semoga pengurus ranting saat ini selalu mendapatkan keberkahan atas restu founding fathers NU. Mulai dari Kh. Kholil Bangkalan, Kh. Hasyim Asy’ari, dan kiai-kiai lainnya,” terang Ust. Thosim, sapaan akrabnya. (M. Sholeh Kurniawan)

Comments

comments

Check Also

Benteng Terakhir Ajaran Islam yang Membawa Rahmat Berada di Akar Rumput

Banyuwangi – Wakil Rais Syuriah Ranting NU Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi H. Abdul Nasir Basrawi menegaskan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *