Home Kabar Nahdliyin Tolak Balak Covid-19, Ratusan Warga Boyolangu Gelar Selamatan Lingkungan

Tolak Balak Covid-19, Ratusan Warga Boyolangu Gelar Selamatan Lingkungan

159
0

GIRI, NUOB – Sekitar 500 warga di dua Rt ,yaitu RT 01 dan RT 02, RW 01, Lingkungan Kepuh, Boyolangu, Giri, Banyuwangi, menggelar selamatan lingkungan yang merupakan tradisi warga Nahdlatul Ulama ( NU). Selamatan tersebut, digelar di sepenjang jalan Nusa Indah yang panjangnya sekitar 500 meter lebih.

Selamatan lingkungan ini, dilaksanakan bertepatan dengan malam 10 Hari Raya Idul Fitri. Tujuan dari selamatan lingkungan ini sendiri, untuk meminta keselamatan, umur panjang, banyak Rizki dan tolak balak.

“Mudah- mudahan dengan adanya selamatan lingkungan ini semuanya selamat, sehat dan banyak rizki. Dan yang terpenting mudah- mudahan dengan doa warga lingkungan Kepuh, Boyolangu ini, penyakit virus Corona atau covid-19 yang sedang melanda daerah kita ini segera di angkat oleh Allah swt,” ujur ketua RuKun Tetangga RT 02, Ahmad Jauzi, Selasa 02 Juni 2020.

Sementara itu, Ketua RT 01 Arifin menambahkan, selamatan lingkungan ini selain tolak balak, juga mengharap rizki yang melimpah setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, dan merayakan Hari Raya Idul Fitri.

” Mudah – mudahan dengan selamatan lingkungan ini seluruh hajat kita dikabulkan Allah SWT. Yang memulai kerja lagi smoga lancar rizkinya dan yang terpenting covid-19 ini segera berlalu,” tegas Arifin

Selamatan lingkungan ini diawali dengan pembacaan tahlil bersama yang di pimpin oleh ustad. Arif Kurniawan Alhafiz. ” Monggo kita bersama- bersama membacan tahlil. Mudah- mudahan dengan pembacaan surat tahlil ini hajat kita semua dikabulkan Allah SWT,” katanya.

Selain pembacaan tahlil, acara selamatan lingkungan ini juga di isi dengan tausia agama oleh Mustasyar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Giri, KH. Mursidi As’Ari. Dalam tausianya Kiyai Mursidi mengatakan, saat ini seluru masyarakat di dunia diuji oleh Allah yaitu berupa pandemi covid-19. Bahkan kita belum tahu kapan penyakit ini segera berlalu.

“Bahkan sampai saat ini vaksinya masih belum ada. Sehingga penyakit ini sangat berdampak sekali kepada seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari segi ekonomi dan sektor lainya.

Untuk itu, sebagai masyarakat yang mayoritas bergama islam, harus tetap mendekatkan diri kepada allah, dengan cara berihtiyar dan sabar, Sambil terus memohon kepada Allah agar penyakit ini segera diangkat Allah SWT.

” Mari kita terus bermunajat memohon kepada Allah agar penyakit ini segera diangkat Allah swt,” tambah Kiyai Mursidi.

Kiyai Mursidi berpesan, agar masyarakat tetap menjaga kesehatan, kebersihan dan mematuhi anjuran dari pemerintah yang sudah ditentukan.

Selamatan lingkungan ini, diakhiri dengan menyantap tumpeng dan makanan lainya yang sudah ditempatkan di wadah ancak. (Hermawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here