Home / Berita Aktual / Warga Shalat Gunakan Tenda, PC NU Kirim 200 Sak Semen

Warga Shalat Gunakan Tenda, PC NU Kirim 200 Sak Semen

NUOB, Pesanggaran– Takmir Masjid Nurul Islam Dusun Rajekwesi, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur,  mendirikan tenda darurat untuk melaksanakan shalat lima waktu. Hal itu dikarenakan masjid yang ada  rusak di guncang gempa bumi bermagnitudo 6,0 SR  pada Selasa kemarin (16/7/2019).

Sehingga saat ini  masjid tersebut sedang diratakan dengan tanah karena hendak dibangun kembali. Ketua Takmir Masjid Nurul Islam, Hamim mengatakan, pasca diguncang gempa kondisi masjid rusak parah dan miring.“ Warga tidak berani melaksanakan ibadah di Masjid, karena cukup membahayakan keselamatan,” ungkapnya.

Setelah musyawarah bersama warga, kepala dusun dan kepala desa sepakat jika masjid yang didirikan pada tahun 1991 tersebut dibongkar dan diratakan dengan tanah. “ Kami bersama warga sepakat untuk dibangun mulai dari awal lagi,” ujar lelaki yang juga Ketua Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Rajegwesi ini.

Pembongkaran bangunan masjid yang telah rusak berat tersebut dilakukan dengan menggunakan alat berat ( Backhoe), Rabu (17/7/2019) pagi. Hanya dalam 30 menit, tempat ibadah umat Islam  Rejegwesi tersebut langsung rata dengan tanah. Seluruh material bekas bangunan juga dibersihkan menggunakan alat berat dan dam truk. “Untuk sementara kami shalat jamaah dan shalat Jumat tetap berada di lokasi halaman masjid. Jadi pembongkaran dan proses pembangunan masjid sama sekali tidak akan mempengaruhi jalannya ibadah,” jelasnya.

Sementara itu, pembongkaran Masjid Nurul Islam yang terkena dampak guncangan gempa bumi bermagnitudo 6,0 SR  pada Selasa kemarin (16/7/2019) langsung direspon cepat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi dengan mengirimkan sejumlah material bahan bangunan.

Bahkan, Ketua PCNU Banyuwangi, KH.Muhamad Ali Makki Zaini mengantar sendiri bantuan material tersebut dengan mengendarai mobil pikap ke lokasi masjid Nurul Islam dengan didampingi  sejumlah pengurus.

Meski menempuh dua jam perjalanan, Gus Makki sapaan akrab KH. Muhamad Ali Makki Zaini tetap bersemangat mengemudi mobil pikap yang membawa bantuan semen tersebut. “ Untuk sementara ini kami memberikan bantuan 200 sak semen, selanjutnya proses pembangunan masjid ini juga akan kami pantau melalui pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pesanggaran,” tuturnya.

Kehadiran Ketua PCNU Banyuwangi ke lokasi pembangunan masjid terdampak bencana gempa disambut antusias warga setempat. Selama berada di lokasi pembangunan masjid, Gus Makki banyak memberikan motivasi dan semangat kepada warga agar tetap tenang dan tidak panik jika terjadi bencana.

Terkait pembangunan masjid Nurul Islam tersebut, PCNU juga akan ikut andil mendirikan kembali masjid dengan konstruksi yang lebih kokoh. “ Jaga persatuan, semua warga harus kompak, rukun dan semangat bergotong royong,” pesannya.

Sebelumnya, PCNU Banyuwangi juga telah menyalurkan bantuan kepada korban bencana gempa bumi di Desa Wonosobo, Kecamatan Srono dan di Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring melalui NU Care Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu).

Arief ,37 salah seorang warga mengaku berterima kasih atas perhatian dan sumbangsih Ketua dan pengurus PCNU yang datang langsung ke lokasi masjid terdampak gempa. “ Kami tidak bisa membalas apapun, semoga amal baik seluruh lapisan masyarakat yang membantu pembangunan masjid ini diberikan pahala dan balasan yang setimpal oleh Tuhan Yang Maha Esa,” tandasnya. (dy/Her)

Comments

comments

About pcnubwi

Situs Resmi PCNU Banyuwangi

Check Also

Tahun ini Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Banyuwangi Hadiri Acara Maulid Nabi di Karangrejo

Banyuwangi – Tiap tahun Pengurus Ranting NU Karangrejo melaksanakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *