• logo nu online
Home Warta Berita Aktual Kabar Nahdliyin Khutbah Badan Otonom Bahtsul Masail Pesantren Ulama NU Opini
Senin, 26 September 2022

Badan Otonom

GP Ansor

Lanjutkan Pensanadan Ilmu dan Tingkatkan Keterampilan, GP Ansor Banyuwangi Gelar PKL dan Susbalan

Lanjutkan Pensanadan Ilmu dan Tingkatkan Keterampilan, GP Ansor Banyuwangi Gelar PKL dan Susbalan
Pembukaan PKL dan Susbalan GP Ansor Banyuwangi (Foto: NUOB)
Pembukaan PKL dan Susbalan GP Ansor Banyuwangi (Foto: NUOB)

Banyuwangi , NUOB

Demi meningkatkan militansi, keterampilan, potensi serta melanjutkan pensanadan Ilmu, Gerakan Pemuda (GP) Ansor kabupaten Banyuwangi menggembleng para kadernya pada kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) dan Kursus Banser Lanjutan (SUSBALAN).

Berlokasi di kampus Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB) atau Universitas Bakti Indonesia (UBI) Cluring, yang diikuti lebih dari 100 peserta. Berlangsung selama empat hari, kamis hingga minggu (10-13/3).

Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Banyuwangi, Ihwan Arif Banyuwangi menuturkan bahwa PKL dan SUSBALAN merupakan tahapan kedua kaderisasi di organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama yakni GP Ansor.

Artinya setelah para kader menyelesaikan kaderisasi yang pertama yakni Pelatihan Kepemimpinan Dasar ( PKD ) dan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar ) Banser,” ujar Ikhwan sapaan akrabnya.

Untuk mengikuti PKL dan Susbalan lanjut Ikhwan, harus memenuhi syarat yang cukup ketat, ini semua menunjukan betapa terukur dan sistematisnya kaderisasi di GP Ansor. Tapi lebih dari itu bahwa pelaksanaan PKL dan Susbalan ini dimaksudkan untuk mensanadkan keilmuan dan penghidmatan Kader GP Ansor kepada Nahdlatul Ulama (NU) dan Bangsa ini.

“Hanya orang yang terpilih dan melalui seleksi yang ketat,” kata Ikhwan.

Selain itu menurut Ihwan pensanadan ini penting sebagai upaya membentengi kader dari faham yg tidak sesuai dengan Islam Wasathiyah, Islam Ahlussunnah Wal Jamaah An Nahdyiyah dan akar Budaya serta idiogi Bangsa Indonesia.

“Ini bukti kalau kita siap dalam kaderisasi dan  pensanadan ilmu, nantinya para sahabat akan mendapat 3 hal yang sangat penting dalam kegiatan ini, pertama transfer knowlede atau pengetahuan, kedua pembekalan skill atau ketrampilan, dan yang ketiga muhasabah atau intropeksi diri. Ketiganya harus selaras untuk GP Ansor yang lebih baik” papar Ikhwan.

Bak gayung bersambut, KH Moh. Ali Maki selaku Ketua Pengurus Cabang NU banyuwangi juga menegaskan, sudah seharusnya Ansor dan Banser dibekali ilmu serta ketrampilan yang mumpuni, sebab dipundak GP Ansor dan Banser inilah estafet kepemimpinan NU akan diwariskan.

“Setelah kami yang senior-senior ini purna, tentunya anda semua ini yang akan meneruskan kepemimpinan, entah 10 atau 30 tahun mendatang ya kalian yang harus merawat NU, Mangkane ojo glenah – gleneh dadi ansor, ilmune kudu ditinkatno,” tegas Gus Makki. 


Badan Otonom Terbaru