• logo nu online
Home Warta Berita Aktual Kabar Nahdliyin Khutbah Badan Otonom Bahtsul Masail Pesantren Ulama NU Opini
Rabu, 22 Mei 2024

Badan Otonom

IPNU IPPNU

PAC IPNU-IPPNU Rogojampi Adakan Dialog Kebangsaan

PAC IPNU-IPPNU Rogojampi Adakan Dialog Kebangsaan
IPNU-IPPNU Rogojampi lakukan dialog kebangsaan bersama mantan ketua PC IPNU Banyuwangi.
IPNU-IPPNU Rogojampi lakukan dialog kebangsaan bersama mantan ketua PC IPNU Banyuwangi.

NUOB, Banyuwangi 
Dalam rangka memperingati HUT ke-78 Republik Indonesia, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Rogojampi menyelenggarakan kegiatan Dialog Kebangsaan dengan tema “Merawat Kerukunan, Perkokoh Semangat Kebangsaan”. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kecamatan Rogojampi, Kamis (24/8).

“Apabila kita terkotak-kotak, maka akan terjajah terus, yang memerdekakan negara ini bukan hanya satu kelompok saja,” Ujar Dwi Ainul Haqiky, dalam kata sambutannya yang sekaligus menjadi pembuka acara dialog ini.

Kegiatan yang dihadiri oleh bapak Camat Rogojampi, perwakilan OSIS SMK-SMA se-Rogojampi serta PAC se-Korcam Korancab 2 ini dengan antusiasme mereka dapat dilihat dari ruangan yang hampir terisi penuh.

Dialog Kebangsaan ini, mendatangkan narasumber spesial tidak hanya berpengalaman di bidangnya, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi kaum millenial yaitu, Mas Ach. Asrorul Umami, S.Hum. selaku Demisioner Ketua PC IPNU Banyuwangi, Ning Nurun Sariyah, S.H. selaku Pengasuh Ponpes Syafiyah Gitik Rogojampi.

Sesuai dengan tema dialog yang bertemakan “Merawat Kerukunan, Perkokoh Semangat Kebangsaan” para narasumber memaparkan berbagai materi dan pembicaraan yang sangat menarik, dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta dialog.

“Cara terbaik untuk memelihara nasionalisme bangsa, terutama pada generasi muda adalah dengan cara 3A, yaitu Asah, Asih dan Asuh,” terang ning Uun, sapaan akrabnya.

Harapan besar dari narasumber kegiatan Dialog Kebangsaan ini bukan hanya menjadi agenda momentuman saja, tapi juga ada tindak lanjut dari agenda tersebut.


Editor:

Badan Otonom Terbaru