• logo nu online
Home Warta Berita Aktual Kabar Nahdliyin Khutbah Badan Otonom Bahtsul Masail Pesantren Ulama NU Opini
Selasa, 6 Desember 2022

Berita Aktual

PCNU Banyuwangi

Apresiasi Jasa KH. Ali Manshur, PCNU Banyuwangi Launching Kitab Ta'liqot Sholawat Badar

Apresiasi Jasa KH. Ali Manshur, PCNU Banyuwangi Launching Kitab Ta'liqot Sholawat Badar
PCNU Banyuwangi Launching Kitab Ta'liqot Sholawat Badar di Pondok Pesantren Robithotul Islam Jenisari
PCNU Banyuwangi Launching Kitab Ta'liqot Sholawat Badar di Pondok Pesantren Robithotul Islam Jenisari

NUOB, Banyuwangi 
Dalam rangka menjaga ajaran ahlussunnah waljamaah annahdiyah serta mengapresiasi jasa-jasa KH. Ali Manshur maka, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi lauching Kitab Ta'liqot Sholawat Badar di Pondok Pesantren Robithotul Islam Jenisari, Genteng Banyuwangi, Sabtu (19/11).

Kitab Ta'liqot Sholawat Badar ini, menurut KH Ali Makki Zaini atau yang kerap disapa Gus Makki, merupakan catatan terhadap Sholawat Badar karya KH. Ali Manshur.

Kegiatan yang dihadiri lebih 500 peserta ini diapresiasi oleh Pengasuh Pondok Pesantren Robithotul Islam Jenisari, KH. Abdillah Mukhtar. 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang bantu mensukseskan Launching Kitab Ta'liqot Sholawat Badar," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rois Syuriah PCNU Banyuwangi, Zainullah Marwan menyampaikan, salah satu menjaga nilai-nilai ajaran Nahdlatul Ulama (NU) maka harus menjaga karya-karya ulama NU.

"Kita tahu sholawat badar diciptakan oleh KH. Ali Manshur dan kini dilanjutkan oleh durriyahnya yakni, KH. Syakir bin Ali Manshur," ujarnya.

Perlu diketahui, kata Kiai Marwan, di era kepemimpinan Gus Makki, Banyuwangi tidak hanya dikenal sebagai Tari Seribu Gandrung tetapi juga dikenal sebagai bumi Sholawat Badar.

Maka dari itu, kata Rois Syuriah PCNU Banyuwangi itu, melalui peluncuran kitab Ta'liqot ini dapat membumi di Banyuwangi.

Ia juga berharap, Sholawat Badar tidak hanya menjadi sebuah nama melainkan menjadi amaliah warga NU secara keseluruhan.

Oleh karenanya, pihaknya menegaskan, sebagai bentuk penghargaan kepada almahgfurllah KH. Ali Manshur maka, salah satu Masjid yang ada di Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Banyuwangi akan dinamai masjid KH. Ali Manshur.

"Dengan menjunjung tinggi nama KH. Ali Manshur ini, semoga menjadi berkah. Amin," pungkasnya. 


Editor:

Berita Aktual Terbaru