• logo nu online
Home Warta Berita Aktual Kabar Nahdliyin Khutbah Badan Otonom Bahtsul Masail Pesantren Ulama NU Opini
Minggu, 25 Februari 2024

Berita Aktual

PCNU Banyuwangi

Jelang Akhir Tahun, PCNU Banyuwangi Kembali Launching Kampung NU Percontohan Ke-36.

Jelang Akhir Tahun, PCNU Banyuwangi Kembali Launching Kampung NU Percontohan Ke-36.
Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, Gus Makki (Tengah) di dampingi warga NU setempat dalam peresmian Kampung NU Percontohan ke-36 di PRNU Kedungwungu.
Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, Gus Makki (Tengah) di dampingi warga NU setempat dalam peresmian Kampung NU Percontohan ke-36 di PRNU Kedungwungu.

NUOB, Banyuwangi 
Menjelang akhir tahun 2022, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi kembali meluncurkan Kampung Nahdlatul Ulama (NU) Percontohan ke-36.

Kali ini giliran Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kedungwungu, kecamatan Tegaldlimo yang diresmikan sebagai Kampung NU Percontohan oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, KH. Mohammad Ali Makki Zaini, Selasa (27/12).

Kegiatan yang digelar di desa  Kedungwungu kecamatan Tegaldlimo kabupaten Banyuwangi ini berjalan dengan lancar. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Satu Abad NU.

Kampung NU Percontohan merupakan program unggulan yang diinisiasi Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Banyuwangi.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang kerap disapa Gus Makki mengapresiasi kekompakan warga NU di desa Kedungwungu.

"Saya sangat terkesima atas penyambutan yang sangat meriah ini, dan saya tidak menyangka akan semeriah ini dalam peresmian PRNU Kedungwungu sebagai Kampung NU Percontohan," ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Makki mengingatkan bahwa pengurus NU di segala tingkatan baik PCNU, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) PRNU itu harus berterima kasih pada NU.

"Kalian yang aktif di NU harus berterima kasih pada NU. Karena, kita diundang oleh pemerintah desa atau warga sekitar itu bukan karena orangnya tapi karena organisasi NU. Begitu juga, diundang genduren warga maka Ketua NU dipersilakan untuk memimpin doa," imbuhnya. 

Ia juga menegaskan bahwa sudah banyak yang diterima oleh kita selama berkhidmat di NU. Oleh karenanya, kata Gus Makki, pengurus NU itu jangan macak keramat. 

Diakui atau tidak, katanya lagi, ber-NU itu mengajarkan kita untuk selalu berbuat baik.

Meski begitu, pihaknya mengingatkan agar pengurus NU untuk memberikan manfaat bagi warga setempat. 

"Yang paling pokok dari tugas pengurus adalah laden-laden warga NU. Apa saja yang menjadi kesulitan warga NU maka pengurus harus hadir sebagai solusi dari seluruh kesulitan masyarakat," pungkasnya. 


Editor:

Berita Aktual Terbaru