• logo nu online
Home Warta Berita Aktual Kabar Nahdliyin Khutbah Badan Otonom Bahtsul Masail Pesantren Ulama NU Opini
Selasa, 6 Desember 2022

Berita Aktual

Menuju Satu Abad Nahdlatul Ulama

PCNU Mojokerto Studi Tiru Kesuksesan Program Percepatan Tanah Wakaf PCNU Banyuwangi

PCNU Mojokerto Studi Tiru Kesuksesan Program Percepatan Tanah Wakaf PCNU Banyuwangi
Suasana silaturahim PCNU Mojokerto di Kantor PCNU Banyuwangi
Suasana silaturahim PCNU Mojokerto di Kantor PCNU Banyuwangi
Banyuwangi, NUOB
 
Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto KH. Abd. Adzim Alwi memboyong rombongannya ke Banyuwangi, Sabtu, 02 Juli 2022. Rombongan tersebut secara langsung disambut oleh Ketua PCNU Banyuwangi H. Moh. Ali Makki Zaini di Kantor PCNU Banyuwangi.
 
Gus Adzim mengungkapkan rombongannya secara khusus menginginkan belajar bersama atas keberhasilan percepatan seribuan sertifikat akta wakaf di Banyuwangi.
 
"Gus Makki luar biasa banyak program yang diciptakan dan diinfokan di via whatsapp group PW NU Jawa Timur. Mulai dari persoalan pendidikan, kesehatan, hingga kegiatan yang bersifat konsolidasi. Siang ini secara khusus kita akan belajar program keberhasilan sertifikat wakaf," katanya.
 
Pihaknya pun menegaskan agar aset-aset milik NU harus bisa diselamatkan. "Agar amaliyah-amaliyah bisa terus kita rawat dari tahun ke tahun dengan menyelamatkan aset atau tempat ibadah kita," tegas  Gus Adzim.
 
Gus Adzim juga menyatakan iri atas kejadian mujahadah Ponorogo beberapa waktu yang lalu. Bagaimana tidak, oleh para kiai NU se-Jatim program-program penting seperti pendirian rumah sakit dan universitas mendapatkan doa restu dan seluruh ribuan jamaah yang hadir.
 
"Kami pun mengajak jajaran pengurus cabang NU Banyuwangi sambung silaturahmi ke Mojokerto. Kita harus tingkatkan intensitas saling sambang, sambung, dan sayang (3S)," ungkap Gus Adzim menutup keterangannya.
 
Sementara Ketua PCNU Banyuwangi H. Ali Makki Zaini kepada seluruh tetamunya  menengahkan bahwa keberhasilan program sertifikasi wakaf, bukan karena hebat. Dia menilai keberhasilan itu hanya karena Banyuwangi lebih mengawali terlebih dahulu.
 
"Dengan pelaksanaan study banding ini, harus membuat para pengurus lebih bersemangat untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya program sertifikasi tanah wakaf !" pintanya.
 
Dia tak lantas menginginkan ketika saling keterbukaan menyiutkan nyali dalam memberikan pelayanan. 
 
"Sebab kita mengawali semua ini dengan modal kekompakan dan loyalitas pengurus kepada para stakeholder pemerintah terkait. Satgas Wakaf harus turun jemput bola ! Tanpa loyalitas dan dukungan tidak akan mungkin semuanya berjalan dengan baik !" jelasnya.
 
Senda hal itu Wakil Ketua PCNU Banyuwangi H. Slamet menjelaskan, kunci sukses keberhasilan dalam program sertifikasi tanah wakaf kali ini sebab terjalinnya komunikasi pilar-pilar penting yang sangat intens.
 
"Tak jarang secara langsung Kepala BPN, KEMENAG, dan Ketua PCNU bertemu ngopi setiap saat. Dan pertemuan itu tidak boleh diwakilkan. Pucuk pimpinan harus hadir secara langsung," jelas H. Slamet.
 
"Dengan kita juga saling memberikan kontrol dan inovasi-inovasi percepatannya !" sambung H. Slamet yang lantas menutup keterangannya.
 
Dalam forum sesi tanya jawab juga nampak gayeng. Dan di tengah pelaksanaan study banding itu, jajaran pengurus PCNU Kabupaten Mojokerto memberikan cindera mata yang apik kepada pengurus PCNU Banyuwangi. (Nuob)


Berita Aktual Terbaru