• logo nu online
Home Warta Berita Aktual Kabar Nahdliyin Khutbah Badan Otonom Bahtsul Masail Pesantren Ulama NU Opini
Jumat, 1 Juli 2022

Berita Aktual

Satu Abad NU, PCNU Banyuwangi Sukses Percepat 1026 Sertifikat Tanah Wakaf

Satu Abad NU, PCNU Banyuwangi Sukses Percepat 1026 Sertifikat Tanah Wakaf
Penyerahan Sertifikat Wakaf secara simbolik (Foto: Wafa/NUOB)
Penyerahan Sertifikat Wakaf secara simbolik (Foto: Wafa/NUOB)

Banyuwangi, NUOB

Dalam rangka menyambut 100 tahun lahirnya Nahdlatul Ulama (NU), Pengurus Cabang NU (PCNU) kabupaten Banyuwangi berhasil sukseskan program  pembuatan 1026 sertifikat tanah wakaf.
 

Hal ini disampaikan langsung oleh ketua PCNU Banyuwangi, KH.Ali Makki Zaini saat acara Halal Bihalal PCNU Banyuwangi di hotel Ketapang Indah, Ahad (29/5/22).
 

Di hadapan Rais 'Aam Pengurus Besar NU (PBNU) KH. Miftahul Akhyar, Gus Makki sapaan akrabnya melaporkan, bahwa program ini diutarakannya di tempat yang sama kepada kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Banyuwangi Budiono.
 

"Alhamdulillah di tempat ini telah kami sampaikan kepada kepala BPN Banyuwangi terkait program 1926 sertifikat tanah, dan langsung ditindaklanjuti," ungkap Gus Makki.
 

Program yang semula di targetkan 1926 sertifikat tanah itu hanya mampu mencapai 1026 saja, namun dengan  waktu yang relatif singkat yakni 4 bulan.
 

"Berkat kerja keras tim satgas percepatan sertifikat tanah PCNU Banyuwangi, program ini perlahan mencapai target," tegasnya.

Sementara itu Kepala Badan Wakaf Indonesia RI Prof Mohammad Nuh yang juga hadir mengatakan bahwa, tugas terbesar nya adalah melakukan perubahan.
 

"Tugas kita adalah merubah asset non bendawi menjadi asset bendawi, yang selanjutnya akan menjadi asset ril," kata Prof Nuh.
 

Selain itu pihaknya mengungkapkan bahwa NU merupakan organisasi Islam terbesar di dunia, namun bukan hanya sekadar itu, tetapi kemudian setelah itu apa yang dapat dilakukan warga NU setelah besar.

"Benar NU sudah besar, tapi apa yang bisa kita lakukan untuk NU ini, hal ini sudah di contohkan oleh PCNU Banyuwangi," ungkapnya.
 

Meski paradigma masyarakat yang menganggap pengurusan sertifikat tanah wakaf tergolong susah, justru PCNU Banyuwangi bersinergi dengan BPN dan Kementerian Agama mampu mengubah perspektif itu.
 

"Terimakasih kepada kepala BPN Banyuwangi, Menteri ATR/BPN RI  dan satgas percepatan sertifikat PCNU Banyuwangi," ucap Prof Nuh.
 

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani mengungkapkan, langkah ini merupakan kontribusi PCNU Banyuwangi untuk Bumi Blambangan demi tatanan Banyuwangi yang lebih baik.
 

"Terimakasih PCNU Banyuwangi yanh telah membantu percepatan sertifikat tanah yanh ada di Banyuwangi, ini merupakan langkah untuk membantu penataan Kota yang lebih baik," pungkasnya.


Berita Aktual Terbaru