• logo nu online
Home Warta Berita Aktual Kabar Nahdliyin Khutbah Badan Otonom Bahtsul Masail Pesantren Ulama NU Opini
Selasa, 6 Desember 2022

Kabar Nahdliyin

Ajak Perkuat Sanad Perjuangan, PCNU Banyuwangi Gelar Safari Ramadhan ke MWCNU Cluring

Ajak Perkuat Sanad Perjuangan, PCNU Banyuwangi  Gelar Safari Ramadhan ke MWCNU Cluring
Safari Ramadhan PCNU Banyuwangi ke MWCNU Cluring. Bertempat di Kantor MWCNU Cluring Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi. (Foto: Wafa/NUOB)
Safari Ramadhan PCNU Banyuwangi ke MWCNU Cluring. Bertempat di Kantor MWCNU Cluring Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi. (Foto: Wafa/NUOB)

Banyuwangi, NUOB

Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi KH. Ali Makki Zaini beserta jajarannya menggelar buka bersama pengurus Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) dan Ranting se Kecamatan Cluring di Kantor MWCNU Cluring Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi. Selasa, (12/04/2022).

 

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Safari Ramadhan yang digelar jajaran PCNU Banyuwangi secara rutin selama bulan suci Ramadhan. Demi menyambung serta memperkuat sanad perjuangan di bawah satu panji yakni NU.
 

“Acara silaturahmi seperti ini sangat penting bagi kita kita aktivis NU, dan harus terbina dan terpelihara dengan baik, karena apa ? karena latar belalakang kita tidak sama contohnya dalam hal pendidikan pondoknya tidak sama,  latarbelakangnya juga  tidak sama, teman setiap harinya juga kadang tidak sama, maka dari itu pentingnya kita silaturahmi dan semoga  ini jadi silaturhami yang mabruk dan diterima oleh Allah,” kata Ketua PCNU Banyuwangi KH Ali Makki Zaini.
 

Lebih lanjut, beliau Gus Makki  sapaan akrabnya mengungkapkan, bahwa melalui NU semua disatukan dari ketidaksamaan, melalui sebuah sanad keilmuan dan guru dalam sebuah terminal ilmu yang sama para pendiri NU.
 

“Mengutip Ibnu Sirin “Inna hadzal ilma dinun. Fanzhuru amman ta’khudzuna dinakum,”. Yang artinya: “Sesungguhnya pengetahuan (tentang sanad) itu adalah agama. Maka perhatikanlah ilmu agama yang diajarkan para nabi dan sahabat dari siapa kamu mengambil itu dan harus jelas sumbernya dari siapa” ungkap Gus Makki.
 

Selanjutnya beliau mencontohkan bagaimana rangkaian sanad terminal ilmu yang sama yakni para pendiri NU.
 

“Contoh KH. Fahrurrozi mondoknya di asembagus dengan guru KH As’ad Samsul Arifin  yang mana beliau ngajinya di  Syaihona Kholil Bangkalan. Kemudian saya mondoknya di Ploso Kediri dengan Guru Kiai Huda kemudian Kiai Huda mondoknya di  Kiai Jazuli, Kiai Jazuli ke Mbah Hasyim Asy’ari dan Mbah Hasyim bergurunya ke Mbah kolil bangkalan,” papar Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Hidayah itu.

Gus Makksi kemudian berpesan untuk peserta yang hadir untuk terus memupuk hubungan batin dan merawat silaturahmi supaya para pengurus terus di jaga dan istiqomah cinta terhadap nahldatul ulama oleh Allah SWT.
 

Kemudia meminta kepada pada pengurus ranting mengamalkan ilmu yang diperoleh tersebut dengan kegiatan mengajar, ataupun belajar yang disesuaikan dengan zaman dan situasi sekarang namun ruhnya tetap.
 

Sementara itu, ketua MWCNU Cluring Rochmad Ishaq, mengucapkan terima kasih atas kehadiran PCNU Banyuwangi ke Kecamatan Cluring, dalam kesempatan itu dirinya melaporkan serangkaian progam kegitan Safari Ramadhan pengurus MWCNU beserta banom- banom keliling ke masjid di ranting- ranting se kecamatan cluring serta pembinaan terhadap calon amil zakat se kecamatan cluring.
 

Kegiatan ditutup dengan pemberian bingkisan oleh PCNU Banyuwangi berupa sarung kepada pengurus MWCNU dan Pengurus Ranting se kecamatan cluring serta berbuka puasa bersama.


Kabar Nahdliyin Terbaru