• logo nu online
Home Warta Berita Aktual Kabar Nahdliyin Khutbah Badan Otonom Bahtsul Masail Pesantren Ulama NU Opini
Selasa, 6 Desember 2022

Kabar Nahdliyin

Santri NU

Cak Quddus, Santri NU Tulen yang Kini Jadi Komisioner Bawaslu Jatim

Cak Quddus, Santri NU Tulen yang Kini Jadi Komisioner Bawaslu Jatim
Komisioner Bawaslu Jatim, Cak Quddus (tengah) menyampaikan pentingnya mengawal tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024
Komisioner Bawaslu Jatim, Cak Quddus (tengah) menyampaikan pentingnya mengawal tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024

NUOB, Banyuwangi 

Pada Senin (24/10), Abdul Quddus Salam resmi dilantik sebagai anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jatim pengganti antarwaktu (PAW).

Mantan Wakil Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU itu menjabat hingga 2023 mendatang.

Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja secara daring.

Selain Bawaslu Provinsi Jatim, pelantikan PAW itu juga dilakukan kepada sejumlah anggota Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota lain di Indonesia.

Abdul Quddus Salam mengemban tugas sebagai koordinator divisi hubungan masyarakat, data dan informasi. 

"Menjaga integritas, memastikan proses penyelenggaraan berjalan dengan lancar sesuai aturan yang berlaku," kata Quddus kepada nuob Banyuwangi saat dihubungi, Sabtu (29/10/2022).

Lebih lanjut, cak Quddus (sapaan akrabnya) menjelaskan, pengabdian seseorang itu dapat diukur sejauh mana ia mementingkan orang lain dibandingkan dirinya sendiri.

"Jangan engkau tanya apa yang engkau dapatkan dari diri kamu tapi apa yang bisa engkau berikan untuk diri kamu. Begitu juga, al-qoil berbunyi, sebaik-sebaik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain," terangnya.

Dia berharap, melalui kata-kata di atas dapat menjadikan dirinya menjadi anggota Bawaslu Provinsi Jatim yang berintegritas dan profesional. 

"Hari ini, semoga kita bersama dengan dua kalimat yang penting itu ada satu kalimat yang menjadi catatan kita sendiri, apa yang dapat kita lakukan untuk Bawaslu, untuk negeri ini. Jangan ditanya apa yang kita dapatkan dari Bawaslu," ungkasnya.

Kehadiran Cak Quddus yang juga seorang dosen itupun melengkapi formasi Bawaslu Provinsi Jatim. Komisioner lainnya adalah A. Warist (ketua), Rusmifahrizal Rustam (divisi penyelesaian sengketa), Nur Elya Anggraini (divisi sumber daya manusia dan organisasi), Muh. Ikhwanudin Alfianto (divisi penanganan pelanggaran).

Lalu, Eka Rahmawati (divisi pencegahan dan partispasi masyarakat), dan Purnomo Satriyo Pringgodigdo (divisi hukum, pendidikan, dan pelatihan). 


Editor:

Kabar Nahdliyin Terbaru