PCNU Banyuwangi Ajak Pengurus Gerakkan Ekonomi Masyarakat Nahdliyin

$rows[judul]

Banyuwangi, NUOB – Dalam momen Sobo Deso ke-131, Ketua Tanfidziah Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU Banyuwangi), KH Ali Makki Zaini mengajak seluruh pengurus NU untuk menggerakkan ekonomi masyarakat Nahdliyin. Hal ini dimaksudkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dimasa pandemi Covid-19.

Seiring dengan komitmen untuk memberikan solusi dimasa pandemi. PCNU Banyuwangi tak henti-henti untuk terus menggalakkan kebersamaan dalam menghadapi segala persoalan.

Sobo Deso yang berlokasi di Aula Kantor Desa Belambangan, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi ini. Dihadiri oleh segenap jajaran pengurus NU setempat. Dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat, acara berlangsung secara interaktif dan penuh diskusi hangat.

Dalam kesempatan tersebut, KH Ali Makki Zaini atau biasa dikenal dengan Gus Makki, menyampaikan tentang kebermanfaatan kepengurusan yang harus di junjung tinggi dalam mengabdi di NU. Menurutnya struktural bukan hanya soal mengisi jabatan, namun juga sebagi alat dalam berkhidmat memberikan manfaat untuk umat.

“Tugas pokok Pengurus NU adalah bermanfaat untuk Nahdatul Ulama. Karena struktural yang ada di PCNU adalah sebagai alat saja untuk berprestasi dihadapan Allah. Pengurus NU harus menjadi solusi atas segala masalah yang ada,” kata Gus Makki, Rabu (24/3/2021).

Salah satu kebermanfaatan yang bisa di wujudkan adalah dengan saling bergotong royong untuk memulihkan ekonomi pada saat ini. Dengan mengusung hastag #Belonjo Ning Konco Dewe, Gus Makki meminta agar seluruh Banom yang ada agar belanja kebutuhan sehari-hari ke toko milik teman se-organisasi.

“Untuk semua pengurus termasuk Pengurus muslimat dan Fatayat, saya minta yang memiliki toko atau usaha agar diberi tulisan Belonjo ning koncone Dewe, sekaligus sebagai kalimat pernyataan dari Pengurus Cabang. Selagi teman sendiri berjualan harus di beli,” ucap Gus Makki.

Terakhir Gus Makki juga meminta supaya pengurus NU bisa mengajak seluruh lapisan masyarakat agar menjadi bagian dari warga Nahdliyin. Baik bagi kalangan muda-mudi maupun masyarakat awam secara umum.

“Kita ajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi bagian dari nahdliyin. Pengurus harus bisa masuk semuanya lini, terlebih untuk kaum anak muda. Baik dari sisi olahraga, seni maupun sosial,” tutupnya. (RE/NUOB)