Ramai dan Tertib, Vaksinasi PCNU bersama Polresta Banyuwangi Masuki Hari Ketiga

$rows[judul]

BANYUWANGI, NUOB

Serbuan Vaksinasi program kerjasama antara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Polresta Banyuwangi disambut antusias oleh sejumlah masyarakat di Bumi Blambangan.

Sejak pagi, mulai dari emak-emak hingga para remaja terlihat semangatnya mendatangi lokasi vaksinasi dosis pertama di Dusun Simbar, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada (27/07/2021).

Vaksinasi ini menyasar pada sejumlah masyarakat di lima wilayah dapil se-kabupaten Banyuwangi. Pada giat kali ini sebanyak 300 dosis vaksin dipersiapkan untuk membantu percepatan penanggulangan Covid-19 di dapil tiga Kabupaten Banyuwangi.

Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, KH Ali Makki Zaini menyampaikan sedikitnya 1000 dosis vaksin disiapkan dalam program ini. Adapun vaksin tersebut dibagi sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing dapil.

"Untuk mendapatkan vaksin ini Tidak ada syarat khusus, yang penting mendaftarkan diri atau datang dengan membawa KTP saja. Ada seribu dosis kita siapkan untuk masyarakat Banyuwangi," Kata Gus Makki sapaan akrabnya.

Lanjutnya, pucuk pimpinan warga Nahdliyyin di bumi Belambangan itu juga menyampaikan usulan tentang vaksinasi yang dilakukan oleh aparat kepolisian dan TNI. Sehingga sejumlah rumah sakit hanya fokus pada penanggulangan pasien Covid-19 saja.

"Saya juga usulkan kepada Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu soal pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di Polsek dan Koramil. Sehingga rumah sakit bisa fokus ke penanganan," ungkap Kiai yang juga sebagai pengasuh pondok pesantren Bahrul Hidayah, Dusun Rayud, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono tersebut.

Sementara itu, Gus Makki juga menyampaikan kepada masyarakat agar tidak termakan oleh isu hoax atau kabar miring tentang adanya vaksinasi. Menurutnya, Sikap saling menghormati dan saling menjaga diri merupakan cerminan sejati Masyarakat di Indonesia.

Selain adanya vaksinasi sebagai salah satu upaya penanggulangan Covid-19. Ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan juga menjadi kewajiban guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Bumi Blambangan ini. (Ris/NUOB)