3.000 Pelajar Ramaikan Kemah Akbar dan Apel Kebangsaan IPNU Jatim

Banyuwangi, NU Online
Kemah akbar dan apel kebangsaan yang dilaksanakan Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Timur di Lapangan Maron Kabupaten Banyuwangi, Kamis (2/7) dihadiri sebanyak 3.000 pelajar. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur, Saiful Rahman menyampaikan apresiasi dan dukungan untuk acara tersebut.
“Saya menilai acara seperti ini perlu didukung dan diapresiasi, terlebih diselenggarakan di bulan Agustus yang sangat bersejarah. Semangat perjuangan yang diwarisi para pahlawan perlu terus digelorakan terutama di kalangan pelajar,” tutur Saiful usai menjadi Inspektur Apel Kebangsaan.
Ia menjelaskan semangat paling nyata yang dapat diteladani oleh para pelajar seperti sikap negarawan dan patriotik yang ditunjukkan oleh Hadlratussyekh KH Hasyim Asyári sebagai pahlawan nasional sekaligus pencetus resolusi jihad melawan penjajah.
“Perkuat semangat persatuan dan perjuangan, jangan sampai mudah terpengaruh budaya luar yang merusak,” tegasnya.
Era Revolusi Industri 4.0, sambungnya, menjadi jalan untuk melahirkan karya, inovasi dan kreativitas. Saiful berharap IPNU dapat menjadi role model seluruh pelajar dalam menghadapi arus digitalisasi demi mempersiapkan masa depan Jawa Timur yang cemerlang.
Ketua PW IPNU Jatim, Haikal Atiq Zamzami menambahkan tantangan pelajar saat ini semakin berat, terutama menghadapi fenomena lunturnya semangat persatuan dan wawasan kebangsaan. Kondisi tersebut, tutur Haikal, sangat memprihatinkan dan semakin memburuk jika tidak sengera ditangani.
“Kami berusaha memperkuat pendidikan karakter disertai dengan peningkatan kapasitas diri. Melalui kemah akbar dan apel kebangsaan IPNU berusaha membentengi sekaligus mengokohkan pondasi agama dan spirit saling menghargai dalam perbedaan,” jelasnya.
Sebagai informasi, selain Apel Akbar dan Kemah Kebangsaan agenda lainnya yaitu Workshop Leadership “Kepemimpinan Sebagai Navigasi Gelombang Revolusi Industri 4.0”, Eduwisata Jambe Wangi Jungle Lord dan Kompetisi Pentas Seni “Hubbul Wathon Minal Iman”. (Lukman/Fathoni)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *