Diterjang Banjir, Surau Pinggir Sungai Tetap Kokoh

Singojuruh, NUOB- Peristiwa banjir bandang yang meyapu Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, beberapa hari lalu setidaknya telah menyapu beberapa bangunan sekitar alira sungai. Setidaknya terdapat 23 rumah dinyatakan rusak parah serta beberapa infrastrutur yang hanyut.

Namun terjangan campuran air, lumpur dan material kayu tersebut tidak merusak bangunan surau yang terletak persis di bantaran kali Badeng yang meluap waktu itu. Bangunan yang hanya seluas 3×3 meter tersebut tetap berdiri tegak, bahkan hanya ada genangan air dan masih terlihat bersih.

“Alhamdulilah denngan kuasa Allah Mushollah ini masih berdiri kokoh”, ujar Supriyadi dikutip dari detikcom Minggu (24/06).

Menurut keterangan supriyadi tidak ada tada atau keanehan yang terjadi pada surau tersebut sebelum terjadi banjir bandang. Karena ukuranya kecil surai tersebut hanyadigunakan oleh beberapa orang saja, biasnya digunakan petani setelah bekerja di sawah atau penduduk sekitar yang mandi di kali.

Dengan adanya fenomena tersebu, masayarakat yang mengunjungi daerah tersebut menggunakan surau kecil itu unruk sekedar befoto mengabadikan gambar.

“Mungkin ini pertanda dari yang maha kuasa, agar supaya langgar kecil ini lebih banyak difungsikan kembali dan lebih banyak lagi orang yang menggunakanya”, ungkap Misdi salah satu warga yang berada di lokasi. (Noe)

Comments

comments

Check Also

Masyarakat Tapanrejo Sambut Positif Program Koin NU

Rutinitas malam Jum’atan warga NU Tapanrejo Mucar, dijadikan media pentasyarufan untuk lima warga dhuafa’. Bukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *