Perkembangan Terakhir Pasca Lima Hari Banjir Singojuruh

Banyuwangi, NUOB- Terhitung hampir selama satu pekan uluran bantuan banjir bandang yang terjadi di Desa Alasmalang dan sekitarnya tidak ada henti-hentinya berdatangan. Berbagai pihak di beberapa lapisan masyarakat aktif gugur gunung menjadi relawan evakuasi ribuan korban yang kehilangan harta benda.

Wakil koordinator tanggap bencana PC NU Kabupaten Banyuwangi, M Arif Fauzi mengatakan, ruas jalan dan di beberapa rumah sudah diselamatkan dari endapan lumpur dan batang pohon.

“Bersyukur di hari ke lima ini, ruas jalan dan di dalam rumah korban sudah mulai terbuka, artinya sudah mulai digunakan dan ditempati kembali. Hanya beberapa genangan lumpur yang ada di tepi rumah penduduk dan jalan secara bertahap mulai dibersihkan terus,” terang Arif saat dimintai keterangan di posko tanggap bencana PCNU Banyuwangi, Selasa (26/06) pagi.

Tentu dalam proses evakuasi ini mengarungi beberapa kendala. Seperti di awal-awal, kendala utama adalah akses jalan yang tertutup lumpur dengan ketebalan hampir satu meter.

“Ketika bantuan dari Pemda berupa eskavator dan alat berat lain turun untuk mengangkut genangan lumpur, maka kesulitan urgent itu dapat segera diatasi. Saat terakhir seperti sekarang, sudah tidak ditemukan kendala yang signifikan, karena bantuan terus berdatangan. Alhamdulillah,” imbuh Arief.

Hari ini dijadwalkan ratusan relawan utusan dari berbagai MWC dan banom akan terus berdatangan memberikan bantuan tenaga. Pasalnya, kata Arif, mereka semua akan didistribusikan ke titik lokasi rumah di beberapa dusun yang masih tergenang lumpur.

“Pagi ini bantuan tenaga, kami fokuskan pembersihan ruas jalan depan rumah penduduk. Supaya bantuan beberapa mobil dump truck dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dapat melintas. Menjadikan konsep kinerja evakuasi lebih efisien,” tutur Arif.

Berkaitan pentasarufan bantuan sudah tepat sasaran. Dan secara reguler ditasarufkan di beberapa dusun terdampak melalui kadus dan RT / RW lewat posko tanggap bencana ini.

“Mulai dari nasi bungkus sampai dengan pakaian layak. Pakaian ini disalurkan melalui pos-pos yang berada di Masjid Nurul Jadid dan Masjid At-Taqwa,” terangnya.

Ia menambahkan, kebutuhan yang sangat dibutuhkan sejauh ini adalah perlengkapan bayi. Seperti; susu bayi, pampers bayi, selimut, dan minyak telon. Karena dari ribuan korban banjir 20% adalah para balita dan ini minim bantuan.
Dan terakhir, Arif mengimbau kepada seluruh pihak untuk terus pro aktif memberikan bantuan. Serta beberapa lembaga penanggulangan bencana diberikan ruang oleh pemerintah dalam peningkatan evakuasi kali ini.

“Juga saluran bantuan dana dari berbagai pihak yang berkenan dapat disampaikan secara langsung melalui rekening resmi NU Care – LAZISNU Banyuwangi di no rek. 7999990996 an. LAZISNU Banyuwangi,” tutup pascasarjana ilmu hukum Untag Surabaya. (Sholeh/Noe)

Comments

comments

Check Also

PCNU Kabupaten Banyuwangi Sukses Tasarufkan Sejuta Paket Daging Kurban

Banyuwangi, NUOB – Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama Kabupaten Banyuwangi melalui Lembaga Amil Zakat Infaq …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *